Kisah Anak Tukang Las yang Diterima di FK UI
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kisah Anak Tukang Las yang Diterima di FK UI

Kamis, 25 April 2019 | 17:42 WIB
Oleh : YUD

Depok, Beritasatu.com - Bagi Syahrul Ramadhan (18), bisa diterima berkuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) merupakan impian yang menjadi kenyataan. Betapa tidak, untuk kuliah di tempat tersebut ia harus bersaing dengan ribuan siswa dari seluruh Indonesia.

Fakultas Kedokteran UI merupakan fakultas yang menjadi favorit bagi para siswa yang bercita-cita menjadi dokter.

Rektor UI Prof Muhammad Anis mengakui dari tahun ke tahun Fakultas Kedokteran masih menjadi peringkat pertama yang paling banyak diminati.

"Untuk itu seleksinya sangat ketat sekali, walaupun begitu setiap tahun tetap banyak yang memilih sebagai pilihan utama fakultas favorit," kata Anis.

Semasa sekolah, Arul sapaan akrab Syahrul selalu meraih juara umum dengan rata-rata nilai di atas 90. Untuk itu, ketika lulus SMA, Arul memberanikan diri untuk mendaftarkan diri di Fakultas Kedokteran UI dan bersaing dengan siswa Indonesia lainnya.

Dengan bekal ketekunan dan semangat yang membara untuk dapat kuliah di UI, Arul terus belajar dengan tekun dan juga tak lupa juga selalu berdoa kepada Allah SWT agar dimudahkan jalannya.

Walaupun kedua orang tuanya berprofesi tukang las dan penyapu jalan, namun tekad yang membara dan tak kenal putus asa, hal inilah yang membuat dia mampu lolos dalam seleksi masuk Fakultas Kedokteran UI.

"Alhamdulillah saya berhasil diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)," katanya.

Syahrul memang ingin bercita-cita menjadi dokter dan ingin menempuh pendidikan di UI yang menjadi kampus kebanggaan Indonesia. Sejak itu, dirinya berupaya konsisten menjaga nilai agar dapat tembus UI melalui jalur prestasi melalui nilai rapor.

Ketika dinyatakan diterima di Fakultas Kedokteran UI, Syahrul merasa terharu bercampur bingung mengenai biaya yang harus dikeluarkan orang tuanya untuk melanjutkan kuliah di UI tersebut mengingat pekerjaan orang tuanya.

Tidak hanya biaya perkuliahan melainkan juga biaya transportasi dan akomodasi semasa pendaftaran ulang sebelum kuliah pun terasa sangat berat.

"Saya bingung tak ada biaya, ibu saya terpaksa mengambil uang tabungan untuk biaya akomodasi tiket pesawat ke Jakarta mendaftar ulang ke UI," kata Arul yang berasal dari sekolah SMA Negeri 2 Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Namun setelah profilnya diberitakan oleh media lokal, maka mulai banyak yang mengulurkan tangannya untuk membantu sekedar biaya transportasi ke Jakarta.

Pada Senin (22/4/2019), Syahrul melakukan verifikasi rapor di Kantor Penerimaan Mahasiswa Baru UI di Kampus Depok serta dilanjutkan dengan proses daftar ulang yang dilakukan pada Kamis (25/4/2019) di Balairung UI.

Pihak UI, khususnya dari Ikatan Alumni (Iluni) Fakultas Kedokteran dan Dekan FKUI memberikan dukungan dana sehingga keraguan dirinya seketika itupun sirna.

Arul juga berhasil lulus untuk menerima beasiswa Bidikmisi. Tak hanya itu, pihak UI juga memberikan kemudahan verifikasi rapor dan daftar ulang yang dilakukan pada pekan yang sama sehingga ia tidak perlu keluar uang transportasi Pekanbaru Jakarta dua kali lebih banyak.

"Kemudahan-kemudahan yang saya peroleh membuat saya semakin yakin bahwa saya dapat menyelesaikan studi saya di UI tanpa terkendala biaya," katanya.

Kondisi finansial bukanlah penghalang untuk dapat menempuh perkuliahan di UI. UI juga memberikan banyak kesempatan beasiswa, baik itu beasiswa prestasi maupun beasiswa bagi siswa yang tidak mampu.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahiswaan Prof Bambang Wibawarta menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi siapa saja yang ketika dinyatakan lulus dan diterima di UI untuk tidak melanjutkannya hanya karena tidak ada biaya.

"Kami memberikan keringanan biaya bagi para calon mahasiswa bahkan sampai gratis dengan berbagai program, misalnya dengan Biaya Operasional Pendidikan (BOP) Berkeadilan ataupun beasiswa Bidikmisi," katanya.

Mengabdi untuk daerah

Syahrul merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara dari pasangan Azman dan Neni Marlina. Sang ayah bekerja sebagai tukang las dengan penghasilan tidak tetap, tergantung pesanan las. Sedangkan ibunya merupakan seorang penyapu jalan yang penghasilannya juga tidak seberapa.

Tidak hanya Arul saja yang menjadi tanggungannya, melainkan kedua kakaknya pun saat ini tengah menempuh kuliah di perguruan tinggi di Riau.

Karena itu, Arul sangat berharap dapat mengangkat derajat orang tua serta, dan nantinya bisa mengabdi kepada daerah asalnya di Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

"Saya melihat daerah saya membutuhkan dokter spesialis jantung dan kandungan. Semoga saya bisa menempuh pendidikan dokter hingga spesialis dan dapat memberikan manfaat bagi kota kelahiran saya," katanya.

Arul saat ini juga sudah mendapatkan asrama bagi mahasiswa daerah di UI, sehingga memudahkan dirinya untuk melakukan aktivitas di kampus berjuluk "We Are The Yellow Jacket" tersebut.

"Nanti awal puasa Ramadhan saya kembali ke rumah dahulu, setelah itu baru kembali ke UI untuk menyelesaikan segala sesuatu yang belum terselesaikan," katanya.

Pengalaman Arul menjadi bukti nyata bahwa UI menyediakan akses yang luas dan adil, serta pendidikan dan pengajaran yang berkualitas bagi seluruh siswa di Indonesia yang telah lulus seleksi akademik.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

ReJo Ajak Masyarakat Tunggu Hasil Keputusan Resmi KPU

hasil hitung cepat dan real count adalah kajian ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

NASIONAL | 25 April 2019

Media Berperan Cegah Post Truth

Media tidak memberikan ruang kepada mereka yang mengeluarkan pernyataan tidak sesuai dengan fakta.

NASIONAL | 25 April 2019

Genjot STP, Riset Pro Kucurkan Dana Rp 2,5 Miliar

Riset Pro mendukung kementerian dan lembaga untuk mengembangkan STP.

NASIONAL | 25 April 2019

Ratna Akan Hadirkan Fahri Hamzah Sebagai Saksi

Ratna Sarumpaet akan menghadirkan Fahri Hamzah sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus penyebaran berita bohong.

NASIONAL | 25 April 2019

23 Petugas Pemilu di Lamongan Jalani Perawatan Intensif

23 orang petugas penyelenggara Pemilu 2019 di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit maupun puskesmas.

NASIONAL | 25 April 2019

Geledah Rumah Bupati Solok Selatan, KPK Sita Dokumen Proyek

Dari rumah pribadi Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria, KPK menyita sejumlah dokumen terkait dengan proyek.

NASIONAL | 25 April 2019

Petugas PPS di Sumut yang Meninggal Capai 7 Orang

Setelah selesai penghitungan suara di tingkat desa, petugas PPS masih melakukan beres-beres.

NASIONAL | 25 April 2019

Pengamanan Lebaran, Polri Mulai Rancang Operasi Ketupat

Mabes Polri sudah merancang operasi pengamanan lebaran yang diberi sandi operasi ketupat.

NASIONAL | 25 April 2019

KPK Geledah Rumah Bupati Solok Selatan

"Karena tim masih bekerja di lapangan, nanti informasi lebih lengkap terkait perkara dan tersangkanya akan disampaikan menyusul."

NASIONAL | 25 April 2019

Ahli Digital Forensik Tampilkan Percakapan WA Ratna Sarumpaet

Saji menunjukkan percakapan Ratna dengan Fadli Zon dan Said Iqbal ketika mengirim foto wajah lebam lewat aplikasi WhatsApp (WA), di persidangan.

NASIONAL | 25 April 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS