Taruna Polimarin Magang Berlayar di Jerman

Taruna Polimarin Magang Berlayar di Jerman
Jajaran pimpinan Polimarin saat bertemu dgn Presiden Joko Widodo di Istana Negara baru-baru ini. ( Foto: Istimewa )
Stefi Thenu / JEM Jumat, 3 Mei 2019 | 14:19 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Tiga orang taruna Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin) Semarang mengikuti magang berlayar di Jerman. Mereka dinyatakan lolos dan memenuhi syarat untuk mengikuti magang berlayar di wilayah perairan Jerman dan sejumlah negara Eropa.

"Tiga orang sudah mengikuti magang, dususul akan berangkat bulan Juni tahun ini empat taruna lagi. Disana para taruna prodi Nautika akan belajar menjadi pelaut setaraf nahkoda," ujar Direktur Polimarin Sri Tutie Rahayu kepada pers, Jumat (3/5/2019).

Sri mengaku senang karena prestasi para tarunanya itu menjadi kebanggaan kampus pelayaran dibawah Kemristek Dikti yang berdiri 14 Januari 2013 itu.

Polimarin yang berada di Jalan Pawiyatan Luhur, Bendan Dhuwur Semarang itu, telah meluluskan 200 lebih pelaut muda. Saat ini, Polimarin memilki tiga prodi yakni Nautika, Teknika dan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan (KPN) dengan jumlah taruna 350 orang.

"Kami baru saja mendapatkan kenaikan status akreditasi dari BAN PT untuk prodi nautika dari C menjadi B. Tim asesor juga siap menilai untuk prodi teknika dan KPN, semoga bisa naik menjadi A. Selanjutnya, kami fokus untuk akreditasi institusi," ujar Sri.

Pihaknya juga 4 tahun memperjuangkan penyetaraan para pelaut yang menjadi staf pengajar, sehingga lahir program RPL (Recognize Past Learning) dari Kementerian Ristek dan Dikti.

“RPL adalah penyetaraan ijazah bagi pelaut dengan memperhitungkan pengalaman bekerja bidang pelayaran agar dapat menjadi staf pengajar setara S2. Saat ini kami memiliki 50 orang staf pengajar yang sebagian besar para pelaut senior," ujarnya.

Untuk peningkatan kualitas calon pelaut, kampusnya juga dilengkapi Bridge Simulator tipe A yakni ANS 6000. Pihaknya juga membuka kelas internasional bekerja sama dengan Cambridge University. "Dua tahun ke depan, target kami semua pembelajaran bisa full english," tegasnya.

Pihaknya juga siap mengirimkan 100 taruna untuk mengikuti Pelayaran Kebangsaan Bela Negara yang digagas Kementerian Pertahanan.

Acara yang dihelat September mendatang melayari rute Jakarta-Nias selama dua minggu, diikuti para taruna AAL Surabaya, STTAL Jakarta, serta Polimarin Semarang.



Sumber: Suara Pembaruan