Bandara Internasional Yogyakarta Resmi Layani Penerbangan Komersial

Bandara Internasional Yogyakarta Resmi Layani Penerbangan Komersial
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) dan Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly (kedua kanan) berdialog dengan petugas saat meninjau progres pembangunan Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo, DI Yogyakarta, Rabu, 24 April 2019. ( Foto: ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko )
Thresa Sandra Desfika / FMB Senin, 6 Mei 2019 | 15:04 WIB

Kulon Progo, Beritasatu.com - Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai melayani penerbangan komersial pada Senin (6/5/2019) ditandai dengan mendaratnya pesawat Citilink Indonesia rute penerbangan Jakarta-Yogyakarta pada pukul 12.30 WIB di YIA.

Pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG-132 tersebut terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta sekitar pukul 11.30 WIB dengan mengangkut 96 penumpang.

"Alhamdulillah penerbangan komersial perdana di Bandara Internasional Yogyakarta telah dilakukan pada hari ini," kata Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura (AP) I Devie Suradji di sela acara penyambutan penumpang pesawat Citilink QG-132 di YIA, Senin (6/5).

Dia menjelaskan, saat ini Citilink mengoperasikan satu penerbangan setiap harinya melalui YIA dan diharapkan ke depan frekuensi penerbangannya bertambah. Selain Citilink, rencananya maskapai Batik Air bakal membuka penerbangan melalui YIA.

"Nanti rencananya ke depannya akan ada juga dari Batik Air. Mereka akan terbang dengan tujuan Palangkaraya, Samarinda, Denpasar, dan satu lagi Cengkareng," imbuh Devie.

Untuk penerbangan internasional, kata Devie, maskapai masih memerlukan waktu untuk mengatur slot penerbangan di bandara luar negeri.

"Jadi airline asing itu butuh waktu delapan minggu untuk mendapatkan slotnya karena walaupun kami ready, mereka kan juga ada pairing country dan pairing city-nya. Itulah di mana membutuhkan waktu untuk mendapatkan slot dari arah negara sebelah sana untuk berangkat ke Indonesia terutama ke YIA karena hitungannya YIA ini adalah rute baru buat mereka," jelas Devie.



Sumber: BeritaSatu.com