Kasad: Informasi yang Diungkap Rizal Ramli Adalah Bohong
Logo BeritaSatu

Kasad: Informasi yang Diungkap Rizal Ramli Adalah Bohong

Senin, 6 Mei 2019 | 19:51 WIB
Oleh : Robertus Wardi / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Andika Perkasa mengemukakan‎ apa yang disampaikan mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli (RR) bahwa TNI AD memiliki data hasil pemilu adalah bohong atau hoax. Andika tegaskan TNI AD sama sekali tidak memiliki data hasil pemilu. Hal itu karena masalah pemilu bukan kewenangan TNI, termasuk AD.

"Jadi saya pastikan informasi yang diberikan oleh salah satu tokoh bangsa RR adalah berita bohong. Karena itu berita bohong sebaiknya tidak usah dipakai. Karena memang tidak benar dan malah akan mungkin menimbulkan masalah di kemudian hari," kata Andika dalam konferensi pers di Markas TNI AD, Jakarta Pusat, Senin (6/5).

Sebelumnya Rizal Ramli (RR) melalui media sosial Twitter menyebut mendapatkan informasi dari anggota TNI AD berpangkal Letnan Kolonel (Letkol) yang menyebutkan TNI punya data hasil pemilu. Data itu menyebutkan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menang pemilu.

"Barusan belanja buah di supermarket. Didatangi ibu-ibu dan bapak yang saya tidak kenal. Ibu-ibu katakan, 'Pak Ramli harus bicara lebih keras, ini sudah ndak benar! Kemudian datang seorang LetKol AD, 'Pak ini sudah kebangetan, laporan-laporan Babinsa PS sudah menang. Bahkan di kompleks Paspamres!" tulis Rizal Ramli dalam Twitter-nya pada Minggu (5/5/2019).

‎Andika menjelaskan TNI lewat Babinsa sama sekali tidak memiliki data atau hasil pemilu. Tugas TNI selama Pemilu adalah hanya membantu tugas kepolisian.

"Tugas AD yang dioperasionalkan Mabes TNI itu adalah dalam hal pengamanan. Mulai dari masa kampanye, masa tenang, distribusi logistik dan seterusnya sampai dinyatakan tuntas nanti. Tugas kami pengamanan dan itu pun karena diminta Polri. Tidak benar kalau kami memiliki hasil. Bagaimana kami memiliki hasil, penghitungannya saja masih berlangsung. Apalagi kalao kami dikatakan memiliki data formulis C1, apakah fotonya. Itu tidak benar," tuturnya.

Dia menegaskan TNI AD tidak akan bereaksi atas ciutan RR tersebut. TNI AD tidak proaktif untuk melaporkan RR ke pihak Kepolisian. Hal itu karena dia yakin ada institusi lain yang paham apa yang disampaikan RR.

Tugas TNI adalah mencari, menemukan dan menyelidiki oknum TNI AD berpangkat kolonel seperti yang disampaikan RR. TNI berkepentingan untuk menemukan agar bisa mengecek dan mengklarifikasi apa yang disampaikan RR.

"Kami TNI AD akan memproses hukum pemberi info bohong kepada salah satu tokoh bangsa tadi. Karena kalau memang benar dia anggota TNI aktif AD maka kewenangan ada di kami untuk memproses. Itu tidak diragukan lagi dan itu sudah akan kami mulai," tutup Andika.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kabar Baik, IPB dan BPI-BRIN Ciptakan Oxygen Concentrator Berbahan Baku Lokal

IPB University dan Balai Pengembangan Instrumentasi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BPI-BRIN) berhasil menciptakan oxygen concentrator.

NASIONAL | 28 September 2021

Habib Luthfi: Indonesia Raya Bukan Sekadar Lagu, tetapi Ikrar

Dengan mengetahui dan mengenal sejarah maka masyarakat akan paham bagaimana para pendahulu bangsa ini berjuang dan bagaimana mereka mencintai bangsanya.

NASIONAL | 28 September 2021

Ini Upaya Sub PB PON Klaster Mimika Tertibkan Penonton PON di Papua

Jumlah tiket yang dijual saat ini sebagian besar atau 60% dijual melalui aplikasi di atas dan sisanya sebanyak 40% melalui offline.

NASIONAL | 27 September 2021

Hunian Kamar Hotel di Sumut Sudah Capai 50%

Kenaikan hunian hotel di Sumut terjadi secara bertahap sejak 24 Agustus 2021.

NASIONAL | 27 September 2021

Akhiri Masa Jabatan di APJII, Ini Catatan Kesuksesan Jamalul Izza

Ketua Umum APJII, Jamalul Izza menyebut pengurus yang dipimpinnya telah merealisasikan 94 persen amanat Munas tahun 2018.

NASIONAL | 27 September 2021

Banjir Bandang Hantam Puluhan Rumah Warga di Sumsel

Tidak ada korban jiwa untuk warga yang rumahnya rusak berat.

NASIONAL | 27 September 2021

Ini Para Sesepuh yang Memutuskan Siapa Pengganti Mangkunegara IX

Penentuan penerus takhta Mangkunegaran Solo kemungkinan setelah 100 hari wafatnya Mangkunegara IX atau sekitar akhir November.

NASIONAL | 27 September 2021

Menag: Insentif Guru Bukan PNS Madrasah Segera Cair

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan, insentif ini secara bertahap akan segera cair

NASIONAL | 27 September 2021


Fahri Hamzah Apresiasi Kinerja Kejagung dalam Pemberantasan Korupsi

Fahri Hamzah mengapresiasi kinerja Kejgung dalam pemberantasan korupsi. Tolak ukurnya, penyelamatan uang negara sebesar Rp 26,1 triliun.

NASIONAL | 27 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Jalur Puncak 2


# PSI


# SBY


# PKI



TERKINI
Dinilai Ilegal, Anies Disarankan Tidak Hadir Rapat Paripurna Interpelasi Formula E

Dinilai Ilegal, Anies Disarankan Tidak Hadir Rapat Paripurna Interpelasi Formula E

MEGAPOLITAN | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings