Mudik dengan Transportasi Darat di Jambi Akan Naik 10%

Mudik dengan Transportasi Darat di Jambi Akan Naik 10%
Arus mudik mulai sepi di terminal Alam Barajo, Kota Jambi, Selasa 12 Juni 2018. ( Foto: Suara Pembaruan / Radesman Saragih )
Radesman Saragih / WBP Selasa, 7 Mei 2019 | 10:33 WIB

Jambi, Beritasatu.com - Arus mudik Lebaran 2019 yang menggunakan moda angkutan darat dari Kota Jambi ke berbagai kota di pulau Jawa dan Sumatera diperkirakan meningkat 10 persen. Peningkatan tersebut dipengaruhi mahalnya harga tiket pesawat terbang.

Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Wing Gunariadi mengatakan, jumlah pemudik yang berangkat dari terminal bus Alam Barajo, Kota Jambi dengan tujuan berbagai kota di Jawa dan Sumatera diperkirakan mencapai 11.000 orang, atau meningkat 1.000 orang dibandingkan pemudik pada Lebaran tahun lalu sekitar 10.000 orang.

“Pemudik dari Kota Jambi lebih banyak tujuan Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta. Selain itu, Sumatera Barat, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi dan Tapanuli Selatan, Sumatera Utara,” kata kepada Beritasatu.com di Kota Jambi, Selasa (7/5/2019).

Wing Gunariadi mengatakan, guna mengantisipasi lonjakan penumpang, pihaknya menyiapkan sekitar 1.089 bus dengan 23.290 tempat duduk. Bus angkutan mudik tersebut terdiri dari antarkota antarprovinsi (AKAP) sekitar 540 dengan 14.750 kursi, bus antarkota dalam provinsi (AKDP) sekitar 549 unit dengan 8.540 kursi. Selain itu masih ada bus antarjemput atau travel sekitar 57 unit dengan 480 kursi. "Bila dibutuhkan masih ada bus bantuan dinas perhubungan puluhan unit,” kata Wing Gunariadi.

Untuk menjamin keselamatan arus mudik Lebaran, kata Wing Gunaridai, pihaknya melakukan pemeriksaan kelaikan armada bus mudik Lebaran. Hal itu penting agar tidak ada perusahaan bus angkutan yang mengoperasikan bus tidak laik jalan selama arus mudik Lebaran.



Sumber: Suara Pembaruan