Penemuan Bahan Peledak, Penyewa Ruko Dikenal Agamis

Penemuan Bahan Peledak, Penyewa Ruko Dikenal Agamis
Toko aksesoris ponsel dan komputer "Wanky Cell" di Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, digerebek Densus 88 Antiteror, 8 Mei 2019. ( Foto: Suara Pembaruan / Mikael Niman )
Mikael Niman / HA Kamis, 9 Mei 2019 | 01:35 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Pengontrak rumah toko (ruko) yang dijadikan tempat usaha "Wanky Cell", Ridwan, dikenal oleh pemilik ruko sebagai orang yang taat beragama.

"Pengontrak atas nama Ridwan, setahu saya sering mengikuti pengajian, sering pakai baju koko. Taat beragama," ujar pemilik ruko, Arief, Rabu (8/5/2019).

Selain Ridwan, kata dia, rekannya bernama Eky juga berpenampilan yang sama dengan Ridwan.

"Eky jenggotan, sering mengikuti pengajian di lingkungan toko," tuturnya.

Dia menambahkan, istri dua pria itu mengenakan jilbab dan bercadar. ‎"Saya juga tahu, istrinya mengenakan jilbab dan bercadar, seperti wanita solehah kebanyakan," sambungnya.

Sudah dua tahun, dua pasangan suami istri‎ ini mengontrak dan menjalankan usaha jual beli aksesoris telepon seluler dan peralatan komputer di Jalan Muchtar Tabrani Nomor 27 RT 03/RW 03, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

"Mereka mengontrak dua ruko dijadikan satu, bareng bersama rekannya, Eky," tuturnya.

Usaha Ridwan dan Eky disatukan dengan nama toko "Wanky", singkatan dari Ridwan dan Eky. Setiap tahun, mereka harus membayar kontrakan Rp 50 juta.

"Kalau hanya satu toko, biaya sewa Rp 25 juta per tahun. Tahun ini, belum ada perpanjangan kontrakan," tuturnya.

Rabu petang tadi, tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menggeledah toko Wanky Cell selama sekitar tiga jam. Di dalam toko ditemukan bahan peledak dan beberapa barang lain yang dijadikan pembuat bom pipa. Barang-barang tersebut hingga kini masih dalam penanganan Puslabfor Polri.

Bahkan, Densus 88 Antiteror membawa beberapa koper yang diduga berisi bahan peledak. Berdasarkan foto dan informasi yang beredar‎, polisi menyita dua buah bom pipa tidak dilengkapi switching, pupuk booster lengkeng, HCL dalam botol, serbuk putih yang dalam pengananan Puslabfor, dan beberapa cairan di dalam botol yang masih ditangani Puslabfor Polri.

Bahan peledak yang ditemukan di toko aksesoris ponsel dan komputer "Wanky Cell" di Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, 8 Mei 2019. (Mikael Niman)



Sumber: Suara Pembaruan