Diserang KKSB, Seorang Prajurit Gugur

Diserang KKSB, Seorang Prajurit Gugur
Ilustrasi kelompok kriminal bersenjata. ( Foto: BeritaSatu TV )
Robert Isidorus / YUD Senin, 13 Mei 2019 | 17:34 WIB

Jayapura, Beritasatu.com - Nyawa Pratu Kasnun tidak tertolong lagi setelah mengalami luka tembak akibat kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata di Kabupaten Nduga, Papua, Senin (13/5/2019).

Ini dikatakan Kapendam XVII/Cenderawasih Kol Inf M Aidi kepada wartawan menjelaskan, prajurit TNI sedang melaksanakan tugas pengamanan pembangunan jembatan Trans Papua di Kabupaten Nduga, ketika mendapatkan serangan dari pihak Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB).

‘’Kontak tembak berawal ketika 12 orang prajurit sedang melaksanakan patroli rutin untuk memastikan pembangunan Trans Papua berjalan aman dan lancar. Namun pada saat Tim Patroli TNI berada di sekitar Lapangan Terbang ( Lapter ) Distrik Mugi Kab. Nduga, secara mendadak mendapatkan serangan dari arah ketinggian oleh pihak KKSB yang berhasil diidentifikasi dari kelompok Pimpinan Egianus Kogoya,’’ujar Kapendam.

Lanjut dia ketika serangan tersebut, pasukan TNI merusaha mencari perlindungan dan membalas tembakan. Sementara itu sisa pasukan TNI yang berada di Pos Mugi dipipmpin oleh Letda Inf Fajar segera bergerak untuk memberikan bantuan dan melakukan pengejaran.

Situasi akhirnya berhasil dikuasai, KKSB yang diperkirakan berkekuatan sekitar 20 orang bersenjata campuran berhasil di pukul mundur dan mereka melarikan diri ke arah hutan.

Pasukan TNI melanjutkan pengejaran ke arah pelarian KKSB namun hanya ditemukan beberapa bercak darah yang menunjukkan bahwa diatara mereka ada yang tertembak. Hingga laporan ini diterima sekitar pukul 16.00 WIT masih terdengar suara tembakan namun belum didapatkan laporan lebih lanjut.

Sementara itu saat dilaksanakan pengeceken, satu orang anggota TNI Pratu Kasnum mengalami luka tembak dibagian punggung, pada saat proses evakuasi menggunakan pesawat Helly Bell ke Timika korban dinyatakan gugur pada pukul 13.00 saat dalam perjalanan menuju ke RS. Chiritas Timika, dan rencana besok akan di terbangkan ke rumah duka di Aceh Selatan.



Sumber: Suara Pembaruan