Ibu Kota Baru Dipastikan Tak Akan Mengusik Hutan Lindung

Ibu Kota Baru Dipastikan Tak Akan Mengusik Hutan Lindung
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) dan Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro ( Foto: Beritasatu TV )
Aichi Halik / AHL Senin, 13 Mei 2019 | 21:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) dan Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menegaskan pembangunan ibu kota baru nantinya tidak akan menganggu hutan lindung sebagai sebagai paru-paru dunia.

Sebelumnya, rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memindahkan ibu kota ke Kalimantan menuai kekhawatiran karena di sana terdapat banyak hutan lindung yang menjadi paru-paru dunia.

"Saya ingin menegaskan, yang menjadi komitmen dari Bapak Presiden adalah ketika kita membangun ibu kota baru tidak akan mengganggu urusan lingkungan hidup," ujar Bambang dalam acara diskusi di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Senin (13/5/2019).

Bambang memastikan, pemerintah berkomitmen tidak akan merusak hutan lindung meski dijadikan lokasi ibu kota baru.

Jokowi sudah melakukan tinjauan langsung lokasi ibu kota ke tiga tempat di Kalimantan, yaitu Bukit Soeharto, Gunung Mas, dan Kawasan Segitiga.

"Kota baru ini harus smart, green, dan beautiful, seperti yang presiden tekankan. Kalau misalnya wilayah kota barunya berada di sekitar Bukit Soeharto, Bukit Soeharto tidak akan diganggu gugat karena itu adalah hutan lindung," ujar Bambang.



Sumber: BeritaSatu TV