Ramadan Bulan untuk Kuatkan Daya Rekat Persaudaraan
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Ramadan Bulan untuk Kuatkan Daya Rekat Persaudaraan

Selasa, 14 Mei 2019 | 16:37 WIB
Oleh : Bernadus Wijayaka / BW

Majalengka, Beritasatu.com - Tepat tanggal 10 Ramadan tahun kedelapan Hijriah, Nabi Muhammad menguasai Mekkah tanpa pertumpahan darah. Peristiwa penting itu menjadi bukti bahwa Islam adalah agama damai yang mencintai kemanusiaan.

Momen rekonsiliasi yang disebut Fathul Makkah ini terjadi pada bulan rahmah atau kasih sayang, yaitu Ramadan. Karenanya, Ramadan harus menjadi momentum bagi umat Islam, khususnya bangsa Indonesia untuk menguatkan kembali daya rekat persaudaraan sesama anak bangsa pasca-Pemilu 2019.

“Bangsa Indonesia punya daya rekat yang begitu kuat sejak masa lalu, yaitu ukhuwah atau persaudaraan. Baik persaudaraan sesama umat Islam, sesama anak bangsa dan sesama umat manusia. Inilah modal agar Pemilu ini tidak menyisakan keretakan sosial yang melebar karena perbedaan pilihan politik, utamanya terkait Pilpres,” ujar Ketua Lembaga Dakwah PBNU KH Maman Imanulhaq dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/5/2019).

Kiai Maman menambahkan, Ramadan adalah madrasah rohani yang akan mengasah seorang yang aktif dalam semua ritual kesalehannya menjadi pribadi yang tangguh dalam menghadapi kehidupan. Mereka menjadi pejuang yang berani hidup. Berbeda dengan seorang teroris yang berani mati karena keyakinan yang salah sehingga membuat kerusakan dan kerugian yang besar kepada orang lain.

Tokoh muda NU ini menegaskan, makna jihad adalah memperjuangkan nilai Islam berupa perdamaian, kesejahteraan, dan keadilan sesuai tuntunan Rasulullah. Inilah dakwah yang konstruktif tanpa paksaan dan kekerasan. Bukan dalam bentuk radikalisme, apalagi terorisme.

Mengacu pada surat Al Baqarah ayat 183 tentang kewajiban berpuasa bagi orang-orang yang beriman, Kiai Maman mengingatkan pentingnya memperkuat nilai keimanan.

“Ramadan itu ajakan keimanan. Kekuatan iman akan melahirkan sosok atau pribadi yang amanah dan tidak khianat, termasuk tidak khianat pada komitmen kebangsaan dan kemanusiaan. Orang yang beriman akan selalu berjuang menciptakan rasa aman, tenteram pada lingkungan dan pada diri sendiri. Mustahil bagi seorang Muslim yang beriman akan berbuat kekerasan, radikalisme, intimidasi, apalagi melakukan aksi terorisme," jelas pimpinan Pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi, Majalengka, Jabar ini.

Di akhir uraiannya, Kiai Maman membacakan beberapa hadist dalam Kitab Al-Arba'in An-Nawawiyah karya Imam Nawawi tentang hakikat niat, hijrah dan karakter orang yang bertakwa.

“Orang yang bertakwa memiliki karakter dermawan, sabar, mampu menahan amarah, mudah memaafkan. Bukan orang yang kasar, tukang caci maki, melawan pemerintah dan menyebarkan kebencian,” tuturnya.

Menurutnya, karakter takwa ini yang sangat diperlukan dalam menunggu proses Pemilu 2019. Semua pihak diharapkan bersabar dan saling bahu-membahu dalam mengantisipasi pernyataan maupun manuver kelompok-kelompok tertentu yang ingin membangun persepsi kegentingan atau ketegangan pasca-Pemilu 2019.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Permadi Akan Penuhi Panggilan Polisi

Permadi mengatakan akan memenuhi panggilan pertama pemeriksaan Polda Metro Jaya sebagai saksi terkait dugaan tindakan makar pada Rabu (15/5/2019).

NASIONAL | 14 Mei 2019

Pembangunan Jembatan di Nduga Tak Terganggu Kontak Tembak

Kontak tembak antara TNI dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB), tidak mempengaruhi pembangunan jembatan di Kabupaten Nduga.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Rumah Murah Amindotek Group di Serang Sudah Terbangun 185 Unit

Pihaknya akan membangun 800 unit rumah di Serang.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Rano Karno Melenggang, Miing Gagal ke Senayan

Miing dikepung oleh sejumlah caleg yang mumpuni atau memiliki modal sosial serta modal finansial yang cukup besar.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Pemprov Sulteng Jamin Ketersediaan Armada Angkutan Lebaran

Meski terjadi peningkatan arus mudik Lebaran, namun jumlah armada yang ada masih mampu mengatasi lonjakan arus mudik di Sulawesi Tengah.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Belum Jadi Buron, Polisi Yakin Bachtiar Nasir Pulang

Nasir yang tidak datang memenuhi panggilan ketiga polisi pada Selasa (14/5/2019) informasinya tengah menuju arah pulang.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Anggota DPRD Bali Saling Pukul, Satu Korban Masuk Rumah Sakit

Ketua Fraksi PDIP DPRd Bali, I Kadek Diana, mengalami luka berdarah di bagian pelipis kanan.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Lombok Diguncang Gempa Dua Kali Berturut-turut

Gempa berkekuatan 4,0 SR terjadi pukul 14.19 WITA dan 4,2 SR terjadi pada pukul14.32 WITA.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Ditanya Soal Kronologi Penganiayaan, Ratna Seolah-olah Menghindar

"Benar-benar lupa atau dilupa-lupaka?" tanya Hakim Joni.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Mangkir Lagi, Polisi Ancam Jemput Paksa Bachtiar Nasir

Bachtiar Nasir lagi-lagi mangkir dari panggilan polisi karena sedang berada di luar negeri. Polisi pun mengancam memanggilnya sacara paksa.

NASIONAL | 14 Mei 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS