Polisi Tetapkan Perekam Video Pengancam Jokowi Jadi Tersangka

Polisi Tetapkan Perekam Video Pengancam Jokowi Jadi Tersangka
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Prabowo Argo Yuwono. ( Foto: Suara Pembaruan/Mikael Niman )
Bayu Marhaenjati / JAS Rabu, 15 Mei 2019 | 21:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi telah menetapkan IY sebagai tersangka, terkait kasus dugaan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara dan tindak pidana di bidang ITE. IY merupakan perempuan yang merekam video aksi tersangka Hermawan Susanto alias HS, pelaku yang mengancam membunuh Presiden Jokowi.

"Ya sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Rabu (15/5/2019).

Dikatakan Argo, IY ditangkap di Grand Residence City, Cluster Prapanca 2, Bekasi, Jawa Barat, siang tadi. Penyidik sudah membawanya ke Polda Metro Jaya untuk diproses hukum lebih lanjut.

"Pada saat ditangkap pelaku mengakui bahwa perempuan dalam video tersebut benar adalah dirinya, dan dia menyebarkan video tersebut via grup WhatsApp," ungkap Argo.

Ia menyampaikan, IY diduga telah melanggar tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara dan tindak pidana di bidang ITE dengan modus pengancaman, pembunuhan terhadap Presiden RI. Seperti diatur dalam Pasal 104 KUHP, Pasal 110 dan Pasal 27 ayat 4 Juncto Pasal 45 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2016 terkait perubahan atas Undang-undang RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

"Barang bukti yang diamankan satu kartu tanda pengenal, satu handphone jenis Iphone 5, satu masker warna hitam, satu kacamata hitam, satu cincin, satu kerudung warna biru tua, satu baju putih, satu tas warna kuning," kata Argo.



Sumber: BeritaSatu.com