Polri Bantah Tebang Pilih Garap Kelompok Pro Prabowo

Polri Bantah Tebang Pilih Garap Kelompok Pro Prabowo
Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal. ( Foto: Beritasatu Photo / Farouk Arnaz )
Farouk Arnaz / JAS Kamis, 16 Mei 2019 | 17:03 WIB

Jakarta, Beritasatu.com — Mabes Polri membantah jika mereka tengah mengincar para tokoh oposisi yang berafiliasi dengan Capres Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sejumlah nama sepeti Lieus Sungkharisma, Permadi, Haikal Hassan, Bachtiar Nasir, dan Eggi Sujana saat ini masuk dalam radar polisi. Dua nama terakhir bahkan telah jadi tersangka.

“Polisi itu melakukan penyelidikan ya. Minimal dua alat bukti yang cukup, begitu kan? Baru kita melakukan penetapan tersangka. Sekarang, kita lebih over estimate lagi. Tidak dua tetapi bisa tiga bisa empat (alat bukti),” kata Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal di Mabes Polri, Kamis (16/5/2019).

Maka dari itu penetapan tersangka kadang juga dalam waktu yang lama. Polisi ingin semua bukti betul-betul terkonfirmasi dan tidak terbantahkan. Penetapan tersangka juga bisa diuji di pengadilan.

“Saya kira dalam penegakan hukum dari dulu sampai sekarang, Polri tetap mengedepankan pembuktian secara ilmiah. Maka dari itu kita harus mengaitkan alat-alat bukti yang betul-betul ilmiah juga, tetapi tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Ya, sama sekali enggak ada tebang pilih,” sambungnya.

Tolong, masih kata Iqbal, hilangkan pikiran polisi melakukan upaya paksa kepolisian dengan prinsip tebang pilih. Pasti ada proses dalam pembuktian dulu baru penetapan tersangka.



Sumber: BeritaSatu.com