KPK Duga Petinggi HTK Terlibat Suap Distribusi Pupuk

KPK Duga Petinggi HTK Terlibat Suap Distribusi Pupuk
Febri Diansyah. ( Foto: Antara )
Fana Suparman / FER Kamis, 16 Mei 2019 | 22:40 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi adanya dugaan keterlibatan petinggi PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) dalam kasus dugaan suap kerja sama pengangkutan pupuk yang menjerat anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar, Bowo Sidik Pangarso.

Baca Juga: KPK Sita Dokumen Rapat Bowo Sidik dengan Sejumlah BUMN

KPK menduga Marketing Manager PT HTK, Asty Winasti yang telah ditetapkan sebagai tersangka tak bermain sendiri untuk menyuap Bowo agar perusahaannya kembali menjalin kerja sama dengan PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog) terkait pengangkutan pupuk.

"Dari identifikasi yang kami temukan tidak mungkin dia (Asty Winasti) berbuat sendiri. Nah itu yang sedang kami telusuri, bagaimana sebenarnya mekanisme di PT HTK tersebut, sehingga kami perlu juga memeriksa beberapa pihak, dan juga MOU atau kerjasama itu kan kerjasama korporasi," kata Jubir KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Baca Juga: KPK Periksa Komisaris Humpuss Transportasi Kimia

Febri enggan membeberkan lebih jauh mengenai dugaan adanya perintah dari petinggi PT HTK direksi atau adanya rapat direksi yang memerintahkan Asty menyuap Bowo. Febri hanya memastikan pihaknya sedang menelusuri keterlibatan petinggi PT HTK dalam kasus ini.

"Kalau substansinya kami tidak b‎isa sampaikan, kalau materi yang lebih teknis tidak bisa kami sampaikan. Tapi, itu tentu jadi poin yang kami telusuri ya, apakah misalnya tersangka Asty ini dia berbuat sendiri. Tapi apa mungkin dia berbuat sendiri?," terang Febri.

Baca Juga: Kasus Bowo Sidik, KPK Bakal Periksa Nusron Wahid

Untuk mendalami hal tersebut, tim penyidik pada hari ini memeriksa Komisaris PT Humpuss Transportasi Kimia, Theo Lykatompesy dan Manager Keuangan PT Humpuss Transportasi Kimia, Mashud‎ Masdjono. Kedua petinggi PT HTK itu diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Asty Winasti.

Selain mendalami soal keterlibatan petinggi PT Humpuss, dalam pemeriksaan terhadap Theo dan Mashud, tim penyidik juga mencecar keduanya mengenai proses kerja sama sewa menyewa kapal dan pengangkutan antara PT HTK dan PT Pilog.

"Penyidik mendalami keterangan saksi terkait proses kerja sama sewa menyewa kapal dan pengangkutan antara PT Pupuk Indonesia Logistik dan PT Humpuss Transportasi Kimia," kata Febri.



Sumber: Suara Pembaruan