Jika Ada Penumpukan, Tol Trans-Sumatera Berlaku Ganjil Genap

Jika Ada Penumpukan, Tol Trans-Sumatera Berlaku Ganjil Genap
Foto udara jalan tol Trans Sumatera sesi ruas Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140,9 km yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di Lampung, 8 Maret 2019. ( Foto: ANTARA )
/ WBP Sabtu, 18 Mei 2019 | 10:00 WIB

Bandarlampung, Beritasatu.com - Kepolisian Daerah (Polda) Lampung berencana memberlakukan sistem genap ganjil di Tol Trans Sumatera saat terjadi penumpukan kendaraan pada arus mudik dan arus balik pada Lebaran 2019.

"Rencananya jika jumlah kendaraan meningkat, maka akan diberlakukan sistem genap ganjil," kata Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Zahwani Pandra Arsyad di Bandarlampung, Sabtu (18/5/2019).

Menghadapi arus mudik mulai H-10 mendatang, Polda Lampung telah menyiapkan sejumlah hal seperti pengecekan kelayakan jalan tol, rest area, kesiapan anggota, dan mengantisipasi tindak kriminalisasi.

"Kami bersama Kakorlantas sudah mengecek kelayakan jalan tol. Kita juga sudah berkoordinasi dengan forum lalulintas dan angkutan jalan (LLAJ)," kata Zahwani Pandra Arsyad.

Selain itu, Polda Lampung khususnya Polres Lampung Selatan, sedang mengidentifikasi titik rawan kejahatan pada jalur yang dilalui pemudik.

"Untuk mengantisipasi kriminalitas anggota akan ditempatkan di pos pengamanan (Pos Pam) maupun posko terpadu lainnya termasuk di pelabuhan, bandara, terminal, stasiun dan lainnya," kata Zahwani Pandra Arsyad.



Sumber: ANTARA