Jokowi Akan Batalkan Izin Usaha Tambak Investor Nakal

Jokowi Akan Batalkan Izin Usaha Tambak Investor Nakal
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Rotiklot di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin (20/5/2019) ( Foto: Ist )
Ahmad Salman / AIS Senin, 20 Mei 2019 | 21:50 WIB

Belu, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo memastikan akan membatalkan izin usaha tambak investor nakal. Yaitu mereka yang berlama-lama membangun usaha tambak garam.

Kepastian disampaikan Presiden Jokowi dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Senin (20/5/2019).

Pernyataan Presiden diungkapkan setelah ditemukan ribuan hektare tambak garam yang konsesinya dimiliki swasta. Namun tidak digarap serius.

Terkait hal ini Menteri Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional, Sofyan Djalil diminta menyerahkan lahan ini ke rakyat. Produksi garam diperkirakan bisa membuat warga mendapatkan penghasilan hingga Rp 15.000.000 per bulan.

Selain itu Presiden Jokowi juga berjanji menerbitkan setifikat lahan tambak garam bagi warga NTT. Yaitu saat kunjungan berikutnya pada Agustus mendatang.

Jokowi mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan di wilayah NTT. Salah satunya terkait posisi NTT sebagai wilayah penghasil garam.



Sumber: BeritaSatu TV