Pertamina Siapkan 21 Titik Pengisian BBM di Sepanjang Tol Jateng

Pertamina Siapkan 21 Titik Pengisian BBM di Sepanjang Tol Jateng
Ilustrasi SPBU Pertamina ( Foto: JG Photo )
Stefi Thenu / FER Senin, 20 Mei 2019 | 22:27 WIB

Semarang, Beritasatu.com - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) IV Jateng dan DIY menyiapkan 21 titik pengisian BBM di sepanjang tol di Jawa Tengah (Jateng).

General Manager Pertamina MOR IV Jateng dan DIY, Iin Febrian, mengatakan, tren peningkatan konsumsi BBM dan LPG, menjelang arus mudik Lebaran 2019 yang diprediksi akan berlangsung pada 30 Mei hingga 2 Juni 2019, rata-rata mengalami peningkatan 24 persen lebih besar dari rata-rata harian normal.

Untuk Gasoline (Premium dan PertaSeries) yaitu dari 12.240 KL menjadi 15.124 KL dan Gasoil (Biosolar dan Dex series) akan mengalami penurunan 12 persen dari normalnya 5.094 KL menjadi 5.810 KL dikarenakan penurunan aktivitas pengiriman dan pembatasan angkutan barang.

Sedangkan, untuk LPG (PSO & Non-PSO) pertamina menyediakan penambahan kuota hingga 8 persen dibandingkan rata-rata konsumsi harian 2019 atau setara dengan 4.149MT/hari dari rata-rata normalnya 3.845 MT/hari.

Iin menuturkan, berbeda dengan fasilitas Kios pada mudik lebaran tahun sebelumnya, pada tahun ini Pertamina MOR IV berinovasi pada fasilitas pengisian BBM di kios.

Bila pada tahun sebelumnya Kios Pertamina didominasi dengan penjualan BBM Manual dan kemasan, tahun ini Pertamina telah menggunakan SPBU non permanen yaitu Modular dan Modular Kompak yang dilengkapi dengan tangki dan dispenser sehingga mempersingkat waktu pengisian BBM di Rest Area.

15 Kios Pertamina Siaga pada tahun ini terdiri dari 7 titik Kios Modular Kompak, 2 titik kios Modular, 5 titik kios Mobile Dispencer dan 2 titik kios kemasan.

"Strategi pembentukan Satgas (Satuan Tugas) tahun ini diperkuat dengan 45 SPBU Kantong dan 22 SPBE kantong yang tersebar di berbagai lokasi guna memperpendek jarak dan waktu tempuh mobil tangki ke lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami kemacetan dan kepadatan," ungkap Iin.

Motorist BBM dengan kapasitas angkut BBM hingga 30 liter, disiagakan sebanyak 60 unit yang tersebar di 6 titik di sekitar Gerbang Tol Pejagan hingga Solo.

"Apabila ada kepadatan, Motorist BBM akan menembus kemacetan dengan bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk pengondisian jalan. Pelayanan Motorist ini bersifat darurat dan membantu masyarakat untuk mendapatkan BBM, oleh karena itu kami menghimbau untuk mengisi tangki penuh sebelum memulai perjalanan," jelas Iin.

Disamping memastikan kesediaan suplai BBM, Pertamina MOR IV juga menjamin ketersediaan LPG di wilayah Jateng dan DIY dengan menambah armada skid tank, menyiapkan 523 Agen Siaga & 7307 Pangkalan Siaga yang beroperasi saat masa libur lebaran, serta konsumen dapat dimudahkan memesan Bright Gas menggunakan layanan Bright Home Service yang saat ini dapat menjangkau wilayah kota Semarang, Kota Sleman dan kota Yogyakarta.

"Melalui aplikasi Bright Home Service, konsumen dapat dengan mudah memesan produk LPG, yang dapat diunduh secara gratis di Google Play Store dan App Store," ujar Iin.

Pertamina telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang mulai aktif bekerja pada H-15 hingga H+15 Idul Fitri. Bahkan pada H-7 sampai dengan H+7 Idul Fitri, supply point atau TBBM di wilayah Jateng dan DIY akan beroperasi selama 24 Jam sebagai antisipasi padatnya arus mudik lebaran yang menyebabkan kemacetan. Beberapa SPBU yang berada di beberapa lokasi strategis pun akan beroperasi selama 24 jam.

"Kami mengimbau masyarakat yang hendak mudik dan berwisata agar mengisi tangki full di SPBU, dan untuk mempermudah mencari SPBU terdekat saat perjalanan, masyarakat dapat menggunakan aplikasi Waze atau menghubungi layanan kontak Pertamina di 135," tambah Iin.



Sumber: Suara Pembaruan