Jalur Mudik Jambi Rawan Lakalantas dan Tindak Kriminal

Jalur Mudik Jambi Rawan Lakalantas dan Tindak Kriminal
Jalan lintas timur Sumatera. ( Foto: Antara )
Radesman Saragih / CAH Selasa, 21 Mei 2019 | 08:37 WIB

Jambi, Beritasatu.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jambi memetakan lokasi-lokasi rawan kecelakaan lalu lintas (lakalantas) dan kemacetan dibeberapa jalur mudik lebaran di Provinsi Jambi. Lokasi rawan lakalantas pada beberapa ruas jalur mudik di daerah itu sedikitnya ada di 12 lokasi. Sedangkan jalur mudik rawan kemacetan terdapat di empat lokasi.

Kepala Bidang Perhubungan Darat (Kabid) Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Wing Gunariadi di Jambi, Selasa (21/5/2019) menjelaskan, jalur mudik di Jambi yang rawan lakalantas antara lain terdapat di ruas Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera, Sengeti, Kabupaten Muarojambi.

“Jalintim Sumatera di Sengeti rawan lakalantas karena arus lalu lintas selalu padat dan permukiman penduduk terdapat di dua sisi jalan. Kemudian di ruas Jalintim Sumatera, Sengeti, Muarojambi sering juga ternak masuk ke badan jalan,” kata Wing Gunariadi.

Dijelaskan, lokasi lain rawan lakalantas pada jalur mudik di Jambi, yakni pada jalur Kota Jambi–Kabupaten Batanghari–Bngo– Sumatera Barat. Titik rawan lakalantas tersebut terdapat di ruas jalan Jembatan Mas, Tembesi dan Durian Luncuk, Batanghari.

Sedangkan pada ruas jalan Kota Jambi–Kerinci, lokasi rawan lakalantas terdapat di Desa Mandiangin, Sarolangun, Bangko dan Kabupaten Merangin–Kerinci. Ruas jalur mudik Merangin–Kerinci melintasi perbukitan yang penuh tikungan tajam, mendaki dan rawan longsor.

“Kemudian ruas jalu mudik rawan kemacetan di Jambi antara lain terdapat di Desa Sungai Manau, Kabupaten Kerinci, Mestong dam Mendalo, Kabupaten Muarojambi, Pasar Mandiangin, Kabupaten Sarolangun dan Simpang Rimbo, Kota Jambi,” ujar Wing Gunariadi.

Mengantisipasi kerawanan lakalantas dan kemacetan arus mudik di Jambi, lanjut Wing Gunariadi, pihaknya mempersiapkan beberapa pos pengamanan dan pelayanan lebaran di Jalintim Sumatera, jalur mudik antar kabupaten dan di terminal-terminal bus.

Sementara itu Kapolres Sarolangun, Ajun Komisaris Besar Polisi ( AKBP) Dadan Wiralaksana mengatakan, pihaknya memetakan beberapa lokasi rawan lakalantas dan kriminalitas di jalur mudik. Lokasi rawan lakalantas, yakni di jalan lintas Kota Jambi – Sarolangun, Kecamatan Singkut, Pauh dan Bathin VIII. Sedangkan jalur mudik rawan kriminalitas di daerah itu terdapat di Mandiangin dan Sarolangun.

Pos Pengamanan

Mengantisipasi kerawanan lakalantas dan kriminalitas di jalur mudik itu, lanjut Dadan Wiralaksana, Polres Sarolangun mendirikan empat pos pengamanan dan pelayanan Lebaran atau Idulfitri 1440 Hijriyah. Lokasi pos pengamanan dan pelayanan mudik Lebaran tersebut, yakni di jalan lintas Kecamatan Mandiangin, Kecamatan Bathin VIII, Kecamatan Singkut dan di Kota Sarolangun.

“Selain itu kami juga menyiagakan pasukan pengamanan arus mudik dan perayaan Lebaran di empat posko dan patroli. Pasukan pengamanan mudik dan perayaan Lebaran diperkuat anggota TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP),” kata Dadan Wiralaksana.

Sementara itu Komando Rayon MIliter (Korem) 042/Garuda Putih (Gapu) Jambi membentuk Posko Pengendalian Operasi dan Media Center di Makorem 042/Gapu di kawasan Sungai Putri Telanaipura Kota Jambi. Posko tersebut disiagakan selama Ramadan hingga mudik dan perayaan Lebaran 2019.

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 042/Gapu Mayor Inf Firdaus mengatakan, posko pengendalian dan media center tersebut difokuskan pada kegiatan pencegahan dan penanganan berbagai masalah keamanan dan bencana. Posko tersebut juga berfungsi meningkatkan koordinasi lintas instansi dan lembaga yang tergabung dalam tim penanganan bencana di Provinsi Jambi.

"Kehadiran posko dan media center ni diharapkan dapat mempercepat penyampaian atau pengaduan terjadinya bencana dan masalah keamanan di tengah masyarakat, khususnya selama Ramadan, mudik dan perayaan Lebaran. Dengan demikian bencana dan masalah keamanan di masyarakat bisa segera ditangani cepat oleh TNI maupun instansi terkait lainnya,” tambah Dadan Wiralaksana.



Sumber: Suara Pembaruan