RS Siloam Yogyakarta Berbagi Santunan untuk Anak Terlantar

RS Siloam Yogyakarta Berbagi Santunan untuk Anak Terlantar
Direktur RS Siloam Yogyakarta drg Wiana R Maengkom, MARS memberikan bingkisan dan santunan kepada anak-anak yang bernaung di bawah Yayasan Sayap Ibu III diwakili Ketua pengurus Yayasan Sayap Ibu III Yogyakarta, Luthfi, 21 Mei 2019. ( Foto: Suara Pembaruan / Fuska Sani Evani )
Fuska Sani Evani / HA Selasa, 21 Mei 2019 | 21:33 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Rumah Sakit Siloam Yogyakarta memberi santunan kepada anak-anak panti asuhan Yayasan Sayap Ibu Yogyakarta, di Hotel New Saphir Yogyakarta, Selasa (21/5/2019) sore, sembari menggelar diskusi dengan topik ‘Management On Trauma’ oleh Kepala Departemen Emergency RS Siloam Yogyakarta, dr lda Ayu Putu Diana Janaki.

Kegiatan tersebut merupakan program kegiatan sosial (CSR) RS Siloam Yogyakarta sebagai wujud dari kepedulian dan berbagi kasih.

Direktur RS Siloam Yogyakarta drg Wiana R Maengkom, MARS mengatakan bersamaan dengan momen Ramadan, RS Siloam ke-31 dari total 37 RS di seluruh Indonesia itu merasa senang dapat berbagi kasih dengan anak-anak Yayasan Sayap Ibu.

Bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mewujudkan ungkapan rasa syukur atas kehadiran RS Siloam Yogyakarta di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial, ujarnya.

“Ini adalah kesempatan bagi kami untuk lebih dekat dengan masyarakat,” kata Wiana.

Penanganan Trauma
Dikatakan Wiana, dengan dukungan alat alat yang canggih, tenaga medis yang professional dan standar pelayanan internasional, RS Siloam Yogyakarta juga mendapatkan sertifikat SNARS standar Paripurna. Karena itu, dalam diskusi yang dipimpin dr lda Ayu, rumah sakit yang berkonsentrasi pada penanganan trauma tersebut juga berbagi pengetahuan tentang penanganan pada kasus kecelakaan di jalan.

Menurut lda Ayu, tidak semua orang paham tentang penanganan pertama pada korban kecelakaan.

“Boleh jadi kerena panik dan memindahkan korban dengan sembarangan. Padahal hal itu bisa menambah trauma pasien,” ujarnya.

Langkah-langkah pertama pertolongan, lanjut Ida Ayu, adalah memeriksa respons dari korban, sebelum menyentuh tubuh pasien.

“Masyarakat yang berada di lokasi kecelakaan sebaiknya cepat menghubungi Hotline Ambulance Emergency Center 1 500911 yang terkoneksi dengan seluruh cabang Siloam Hospitals Group di Indonesia. Dan tentunya seluruh masyarakat yang memiliki HP harus menyimpan nomer emergency tersebut,” ujar Ida Ayu.

Sementara itu, Ketua pengurus Yayasan Sayap Ibu III Yogyakarta, Luthfi berterima kasih atas perhatian khusus dan sentuhan kasih dari RS Siloam Yogyakarta. Dia berharap sebagai wadah pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan mewujudkan rasa kepedulian terhadap anak yang membutuhkan pendampingan khusus.



Sumber: Suara Pembaruan