Tiga Pengedar Narkoba Asal Aceh Ditangkap di Jambi

Tiga Pengedar Narkoba Asal Aceh Ditangkap di Jambi
Ilustrasi narkoba. ( Foto: Antara )
Radesman Saragih / JEM Rabu, 22 Mei 2019 | 15:44 WIB

Jambi, Beritasatu.com - Direktorat Reserse Narkoba (Diresnarkoba) Polda Jambi kembali menggagalkan peredaran narkotika dan obat-obat berbahaya (narkoba) asal Malaysia di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera. Tiga pengedar narkoba asal Aceh tersebut berhasil ditangkap dengan barang bukti sekitar 1,2 kilogram (kg) sabu-sabu.

“Kami masih menahan dan memeriksa tiga anggota jaringan pengedar narkoba Aceh – Jambi tersebut. Bandar narkoba di Jambi yang merupakan jaringan ketiga pengedar narkoba asal Aceh tersebut masih kami selidiki,” kata Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis AS ketika melakukan ekspose hasil pemberantasan narkoba di Jambi, Selasa (21/5/2019).

Menurut Muchlis AS, tiga orang pengedar narkoba asal Aceh tersebut, IS (46), MI (54) dan SA (60) diduga anggota jaringan pengedar narkoba internasional yang selama ini beroperasi melalui jalur di Jalintim Sumatera. Hal tersebut terindikasi dari sabu-sabu yang mereka bawa berasal dari Malaysia. Jaringan pera tersangka diduga tidak hanya di Jambi, tetapi juga ke Jakarta dan daerah lain di Sumatera.

Dijelaskan, ketiga pengedar narkoba asal Aceh tersebut tertangkap ketika Satuan Diresnarkoba Polda Jmabi melakukan razia di Jalintim Sumatera di Jembatan Aur Duri, Kota Jambi pekan lalu. Mereka mengendarai mobil jenis Avanza Silver nomor polisi BK 1953 ZW. Dari dalam mobil tersangka berhasil ditemukan sabu – sabu seberat 1,2 kg.

Muchlis AS lebih lanjut mengatakan, ketiga tersangka menyembunyikan sabu-sabu yang mereka bawa dengan cara membungkusnya dalam kotak dan lakban. Sabu-sabu tersebut dimasukkan ke dalam velg ban serap mobil tersebut.

“Keterangan tersangka, sabu-sabu tersebut hendak diedarkan di Jambi. Ketiga pelaku mendapatkan upah Rp 30 juta untuk mengantarkan narkoba tersebut ke Jambi. Ketiga terangka akan dijerat dengan Undang-undang (UU) Narkotika Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup dan paling ringan enam tahun penjara,”katanya.

Satuan Ditresnarkoba Polda Jambi, lanjut Muchlis AS, berhasil menangkap empat orang pengedar narkoba jaringan Sumatera di Jalintim Sumatera wilayah Jambi, Senin (13/5). Dua orang tersangka pengedar narkoba yang tertangkap tersebut berasal dari Kepulauan Riau (Kepri). Tersangka M Roma Ardadan Julica (38), oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tinggal di Tanjungpinang, Kepri. Sedangkan tersangka Agustinus (38), warga Bintan, Provinsi Kepri. Kemudian dua tersangka lainnya, M Rizal (27) dan Eko Rinaldi (29), warga Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Provinsi Jambi.

“Barang bukti yang diamankan dari keempat tersangka, yakni sabu – sabu seberat 1,3 kg dan ekstasi sekitar 12.511 butir. Keempat tersangka masih menjalani proses hukum di Polda Jambi,”katanya. 



Sumber: Suara Pembaruan