Perkara GWP, Pakar Hukum: Eks Kreditur Tak Bisa Menagih Lagi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Perkara GWP, Pakar Hukum: Eks Kreditur Tak Bisa Menagih Lagi

Kamis, 23 Mei 2019 | 16:29 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

Jakarta, Beritasatu.com - Pakar hukum dari Fakultas Hukum UGM Nindyo Pramono menilai, eks kreditur PT Geria Wijaya Prestige (GWP) tidak bisa melakukan penagihan secara parsial lagi ke debitur setelah seluruh piutang atau aset kredit sindikasi dijual BPPN melalui lelang.

Penegasan itu ia sampaikan seperti dikutip dari salinan pendapat hukumnya yang beredar di kalangan jurnalis di Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Pendapat hukum itu juga sudah diserahkan sebagai alat bukti dalam persidangan lanjutan perkara GWP di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada 21 Mei.

Menurut dia, dengan terjualnya piutang (aset kredit) sindikasi GWP melalui Program Penjualan Aset-aset Kredit (PPAK) yang digelar Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), otomatis seluruh manfaat aset kredit itu harus beralih ke pembeli/pemegang terakhir piutang, termasuk jaminan kreditnya.

“Jadi, eks anggota kreditur sindikasi tidak bisa lagi menagih secara parsial setelah seluruh piutang sindikasi terjual melalui PPAK,” ungkap Nindyo.

Dijelaskan, dengan terjualnya piutang sindikasi melalui PPAK di BPPN sesuai PP 17 Tahunn 1999 dan munculnya pembeli atau pemegang piutang baru atau kreditur baru, dapat diartikan perjanjian kredit yang sebelumnya menjadi payung hukum hubungan perikatan antara kreditur sindikasi dan debitur itu berakhir.

“Yang ada saat ini tentu kreditur baru yang secara sah membeli piutang atau aset kredit tersebut dari BPPN melalui PPAK,” katanya.

Fireworks Ventures Limited diketahui menjadi pemegang hak tagih atas seluruh utang GWP terhadap tujuh bank sindikasi setelah menerima pengalihan dari PT Millenium Atlantic Securities (MAS) yang sebelumnya membeli hak tagih piutang itu dari BPPN lewat PPAK.

“Pengalihan hak tagih (atas piutang GWP) itu sah menurut hukum. Fireworks satu-satunya pemegang hak tagih atas seluruh utang PT GWP terhadap tujuh bank sindikasi,” kata Nindyo

Menurut Pasal 37 Ayat (3) huruf f dalam PP 17/1999, paparnya, BPPN mempunyai wewenang menjual atau mengalihkan tagihan bank dan atau menyerahkan pengelolaannya ke pihak lain, tanpa perlu persetujuan nasabah/debitur.

Seperti diketahui, pengusaha TW melalui kuasa hukumnya Desrizal dkk mengajukan gugatan Nomor 223/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Pst. Ia meminta pengadilan memutuskan GWP melakukan wanprestasi dan mesti membayar penggugat lebih dari US$ 31 juta. Turut tergugat Fireworks Ventures Limited.

TW diketahui membeli hak tagih piutang GWP dari Bank China Construction Bank Indonesia (dulu Bank Multicor) melalui akta bawah tangan 12 Februari 2018.

Pada 1995, Bank Multicor menjadi salah satu anggota sindikasi kreditur yang memberi pinjaman US$ 17 juta ke GWP. Namun, akibat krisis moneter 1997-1999, beberapa bank anggota sindikasi kolaps dan harus diambilalih BPPN.

Pada 8 November 2000, semua anggota kreditur sindikasi, termasuk Bank Multicor, membuat Kesepakatan Bersama dengan BPPN, yang pada intinya menyerahkan kewenangan pengurusan piutang PT GWP ke BPPN berdasarkan PP 17/1999.

Sejak itu, piutang GWP ditangani BPPN, hingga akhirnya BPPN menjual piutang itu melalui Program Penjualan Aset-aset Kredit (PPAK) VI Tahun 2004 yang dimenangkan PT MAS. BPPN lalu mengalihkan hak tagih piutang (cessie) GWP ke PT MAS, yang kemudian pada 2005 mengalihkan kepada Fireworks.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: PR

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Penyidik Polda Papua Segera Minta Keterangan Nakes Gerald Sokoy

Setelah diserahkan pihak KKB ke Pemda Pegunungan Bintang, Sabtu (25/9/2021) tenaga kesehatan Gerald Sokoy akan dimintai keterangan oleh penyidik Polda Papua.

NASIONAL | 26 September 2021

Lamongan Dipilih Jadi Pilot Project Penanganan Kemiskinan Ekstrem Nasional

“Desa-desa mandiri lainnya juga punya potensi beragam yang akan segera ditangani demi Lamongan Megilan dan Desa Berjaya,” tandas Yuhronur.

NASIONAL | 26 September 2021

KY Ungkap 150 Hakim di Jatim Dilaporkan atas Dugaan Pelanggaran Etik

Ketua KY, Mukti Fajar Nur Dewata mengungkapkan pihakna menerima aduan dugaan pelanggaran etik yang diduga dilakukan oleh sedikitnya 150 hakim di Jawa Timur.

NASIONAL | 26 September 2021

Menko Polhukam Diminta Bentuk Tim Investigasi Terkait Polemik Ijazah Jaksa Agung

Menko Polhukam Mahfud MD diminta membentuk tim investigasi terkait polemik latar pendidikan Jaksa Agung ST Burhanuddin.

NASIONAL | 26 September 2021

Kini Sekolah Jaringan IDN Bisa Bayar SPP Lewat Shopee

2.522 lembaga pendidikan yang tergabung di Jaringan IDN berupa sekolah, kampus, pesantren, PKBM, dan bimbel bisa melakukan pembayaran pendidikan melalui Shopee.

NASIONAL | 26 September 2021

Dua Ormas Bentrok di Perbatasan Cianjur-Sukabumi, Satu Tewas

Bentrokan antar ormas di perbatasan Cianjur-Sukabumi menyebabkan satu orang tewas.

NASIONAL | 26 September 2021


Mendagri Minta Kabupaten Banggai Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah

Menurut Mendagri Tito Karnavian, Kabupaten Banggai memiliki potensi luar biasa seperti dari sektor pangan yang tetap bisa tumbuh positif di tengah pandemi.

NASIONAL | 26 September 2021

Kasus Sengketa Tanah Rocky Gerung, Camat dan BPN Silang Pendapat

Camat Babakan Madang maupun kantor ATR/Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bogor saling silang pendapat terkait kasus tanah Rocky Gerung.

NASIONAL | 26 September 2021

PJI, Citi, AIG, dan Marsh Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Digitalisasi

Prestasi Junior Indonesia (PJI) mengimplementasikan edukasi kewirausahaan JA Company Program bagi 323 pelajar SMA/SMK di Jakarta dan Bandung.

NASIONAL | 26 September 2021


TAG POPULER

# Update Covid-19


# Literasi Perdamaian


# Rocky Gerung vs Sentul City


# Lionel Messi


# Kiwirok



TERKINI
Premier League: Arsenal Sukses Taklukkan Tottenham 3-1

Premier League: Arsenal Sukses Taklukkan Tottenham 3-1

BOLA | 4 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings