Selain MotoGP, Indonesia Jajaki Gelar Balap F1

Selain MotoGP, Indonesia Jajaki Gelar Balap F1
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M. Mansoer (tengah) beserta Gubernur NTB Zulkieflimansyah (kiri), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (kanan) dan Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC Ngurah Wirawan (kedua kanan) meninjau persiapan lokasi MotoGP Mandalika 2021 di the Mandalika, Praya, Lombok Tengah, NTB, Jumat (17/5/2019). Pemerintah mendukung penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2021 melalui penyiapan akses jalan langsung dari Lombok International Airport (LIA)-the Mandalika dengan nilai proyek sebesar Rp 1,4 triliun, perpanjangan runway Lombok International Airport, pengembangan Pelabuhan Gili Mas menjadi cruise terminal serta pembangunan infrastruktur di sekitar kawasan. ( Foto: ANTARA FOTO / Ahmad Subaidi )
Hendro D Situmorang / JAS Kamis, 23 Mei 2019 | 16:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah persiapan menggelar MotoGP Mandalika di tahun 2021 mendatang, Indonesia turut menjajaki kemungkinan bertindak selaku tuan rumah penyelenggaraan balap jet darat Formula Satu (F1) juga di Sirkuit Mandalika. Selain itu, pemerintah juga menyeriusi niatan untuk menjadi tuan rumah dalam Olimpiade 2032 mendatang.

Hal itu disampaikan Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer dan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir saat berkunjung ke Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, selepas pertemuan mereka dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kami dari ITDC akan menyelenggarakan MotoGP di tahun 2021 di Mandalika. Bapak Presiden menyampaikan bahwa akan lebih efisien lagi atau akan lebih baik lagi bagi country branding Indonesia jika Indonesia juga mempunyai balap mobil F1 yang merupakan balap mobil terkemuka di dunia," ujar Dirut ITDC dalam keterangannya Kamis (23/5/2019).

Menurut Presiden, sebagaimana yang dikatakan oleh Abdulbar, Indonesia dapat memanfaatkan ajang MotoGP sebagai upaya memperkuat citra Indonesia di mata internasional. Maka itu, ajang F1 juga dianggap tepat untuk semakin memperkuat citra tersebut mengingat saat ini pemerintah juga sedang menyiapkan Sirkuit di Mandalika.

"Beliau menyampaikan, F1 ini patut kita jajaki untuk diselenggarakan dalam rangka country branding Indonesia dan juga dalam memperkuat brand sport tourism di Indonesia selain MotoGP dan juga upaya Indonesia untuk menjadi tuan rumah Olimpiade tahun 2032," ucapnya.

ITDC sendiri mengaku siap menjalankan program pemerintah untuk menjadikan Sirkuit Mandalika sebagai ikon Indonesia yang menggelar dua ajang balap berkelas dunia.

"Kami siap mendukung program pemerintah dan kami akan segera menindaklanjuti arahan Bapak Presiden untuk melihat kemungkinan F1 dapat diselenggarakan di Sirkuit Mandalika," tuturnya.

Erick Thohir menjelaskan arahan Presiden mengenai kemungkinan untuk menggelar balapan F1 tersebut didasari pada pembangunan Sirkuit Mandalika yang dirasa akan lebih bermanfaat bila tidak hanya ditujukan untuk menggelar MotoGP saja di tahun 2021 mendatang.

"Kami melihat trek yang sedang dibangun di Mandalika ini juga bisa dimanfaatkan untuk arena balapan mobil, sehingga tidak ada pemborosan. F1 bisa ataupun kendaraan balap mobil yang lain," katanya.

Erick melihat adanya peluang bagi Indonesia untuk melakukan itu. Peluang ini pula yang menjadi kesempatan emas bagi kita untuk dapat meningkatkan sektor pariwisata nasional.

"Kita melihat peluang ini tidak hanya peluang sebagai penyelenggara, tetapi bagaimana juga kita kaitkan dengan investasi ke depan, investasi turisme. Kita tahu Indonesia tidak hanya menjajaki halal tourism, tetapi juga menjajaki menjadi negara yang tidak kalah bersaing dengan negara-negara tetangga seperti Thailand dan Malaysia dalam menjual sport tourism ataupun kebudayaan," tutup dia.



Sumber: Suara Pembaruan