Antisipasi Rusuh, Kapolda dan Dandim Lumajang Patroli Bersama

Antisipasi Rusuh, Kapolda dan Dandim Lumajang Patroli Bersama
Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban (kanan) dan Dandim 0821 Lumajang Kolonel Inf Ahmad Fauzi (kiri), di Kantor Koramil Lumajang, Jawa Timur, Kamis,23 Mei 2019. ( Foto: Suara Pembaruan / Gardi Gazarin )
Gardi Gazarin / JEM Jumat, 24 Mei 2019 | 12:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gerakan kedaulatan rakyat yang sebelumnya lebih dikenal sebagai aksi people power yang berlangsung rusuh dan menimbulkan korban jiwa serta meteriel di Jakarta dalam kurun waktu dua hari terakhir, ternyata berimbas hingga Pulau Madura, Jatim.

Pada Rabu (22/5/2019) malam, terjadi pergolakan massa yang berujung pada pembakaran di markas Polsek Tambelangan, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Markas polisi itu dibakar massa hingga rata dengan tanah.

Mengantisipasi dini kejadian serupa, Polres Lumajang dan Kodim 0821 Lumajang Kamis (23/5), melakukan patroli bersama sambil menyambangi Kantor Polsek, Koramil, dan Camat Kota Lumajang. Tujuannya mengecek pengamanan dan antisipasi masing masing kantor milik pemerintah tersebut.Patroli dipimpin Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban dan Dandim 0821 Lumajang, Kolonel Inf Ahmad Fauzi.

Kapolres Lumajang  mengutuk  tindakan anarkisme para pelaku kerusuhan di Jakarta serta pelaku peristiwa pembakaran Polsek Tambelangan di Pulau Madura.

“Kami sebagai petugas tidak ingin terjadi rusuh di wilayah Lumajang. Kegiatan patroli bersama akan terus kami intensifkan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat. Saya tidak ingin masyarakat Lumajang merasa khawatir akan adanya imbas kejadian di Jakarta dan di Madura. Kami jamin Lumajang akan terus aman dan kondusif,” kata Kapolres Lumajang Muhammad Arsal, Kamis malam.

Demikian Dandim Lumajang pun juga berjanji akan bersama-sama Kapolres Lumajang menjaga stabilitas kamtibmas di Kabupaten Lumajang.“Saya dengan Pak Kapolres akan terus bersama di tengah-tengah rakyat Lumajang. Rakyat adalah ibu kandung kami, para abdi negara. Kami berjanji tak kan pernah berkhianat kepada bangsa ini dan akan terus menjaga kedaulatan bangsa ini hingga titik darah penghabisan,” kata Dandim.



Sumber: Suara Pembaruan