Stabilkan Harga Sembako, Pemprov Banten Gelar Pasar Murah

Stabilkan Harga Sembako, Pemprov Banten Gelar Pasar Murah
Gubernur Banten Wahidin Halim menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga pada acara bazar/operasi pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bekerjasama dengan perusahaan, Bank Indonesia dan Bank Banten, di halaman Masjid Raya Al-Bantani Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Kamis, 23 Mei 2019. ( Foto: Suara Pembaruan / Laurens Dami )
Laurens Dami / JEM Jumat, 24 Mei 2019 | 07:12 WIB

Serang, Beritasatu.com - Dalam rangka menstabilkan harga sembilan bahan pokok (sembako) menjelang hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menggelar bazar atau operasi pasar murah dan gelar industri kecil menengah (IKM).

Operasi pasar murah dan penyerahan bantuan makanan/bahan pokok pada masyarakat yang tidak mampu tersebut digelar di halaman Masjid Raya Al-Bantani Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Kamis (23/5//2019).

“Langkah ini dilakukan agar harga barang-barang kebutuhan pokok tetap stabil hingga hari raya nanti. Jangan sampai harga bahan-bahan pokok ini mendekati lebaran malah semakin tinggi. Harus tetap stabil agar tidak memberatkan masyarakat," ujar Gubernur Banten Wahidin Halim di sela-sela acara bazar/pasar murah.

Wahidin mengatakan, pasar murah digelar untuk membantu meringankan beban masyarakat menghadapi Ramadan dan Idulfitri. Pada momen pasar murah, disediakan kebutuhan pokok baik bahan makanan, pakaian dan peralatan rumah tangga. Sehingga, masyarakat dapat berbelanja semua kebutuhan Lebaran dengan harga hemat pada satu tempat.

"Nanti sisa uangnya bisa untuk bagi-bagi ke saudara, yatim piatu, dan miskin agar ibadah puasa Ramadan-nya semakin sempurna,"ujarnya

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten Babar Suharso melaporkan, bazar atau pasar murah ini diisi dengan berbagai stan bahan pokok murah sebanyak 150 stan lebih.

Dijelaskan, memasuki Ramadan dan menjelang Idulfitri, beberapa hal yang sudah dilaksanakan secara terpadu baik lintas Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun lintas instansi dan lembaga di antaranya pemantauan pasar yang dilaksanakan menjelang Ramadan langsung oleh Gubernur, Kapolda dan Danrem 064 Maulana Yusuf. Pantauan  ke Pasar Rau, Kota Serang, pada 28 April 2019 lalu. Dalam kunjungan tersebut diketahui bahwa harga bahan pokok secara umum stabil, kecuali komoditi bawang putih terjadi lonjakan harga hingga Rp48.000/kg.

Berdasarkan hasil pantauan tersebut kemudian dilaksanakannya penetrasi pasar untuk komoditi bawang putih. Penetrasi telah dilaksanakan lima kali di lima lokasi yaitu Pasar Rau Kota Serang, Pasar Krangot Kota Cilegon, Pasar Anyar Kota Tangerang, Pasar Serpong Kota Tangsel, Pasar Rangkasbitung Kabupaten Lebak. Kegiatan dilaksanakan mulai 29 April 2019 sampai 12 Mei 2019 dengan total sebanyak 17,6 ton bawang putih.

"Itu merupakan kerja sama antara Kementerian Perdagangan RI, Disperindag Provinsi Banten, dan Disperindag kabupaten/kota serta pihak distributor (PT Mahkota Abadi Prima dan CV Semangat Tani Maju Bersama), dan tercatat hingga 21 Mei harga bawang putih sudah turun menjadi Rp36.000/kg," jelasnya

Babar lebih lanjut mengatakan, telah dilaksanakannya operasi pasar murah sebanyak 16 Kali (tersebar pada16 lokasi desa/kecamatan) di 8 kabupaten/kota, bekerjasama dengan Sub Drive Bulog, ritel modern, TTI, dan Koperasi Karyawan Disperindag Provinsi Banten. Kegiatan serupa masih akan dilaksanakan sebanyak 13 kali.

"Kegiatan penetrasi dan stabilitasi harga bahan pokok akan dilanjutkan hingga pasca lebaran di seluruh wilayah kabupaten /kota," jelas Babar.



Sumber: Suara Pembaruan