Hari Ini, Polda Sumut Rencanakan Pemeriksaan Dahnil Anzar atas Dugaan Makar

Hari Ini, Polda Sumut Rencanakan Pemeriksaan Dahnil Anzar atas Dugaan Makar
Dahnil Anzar Simanjuntak.
Arnold H Sianturi / FMB Selasa, 28 Mei 2019 | 09:43 WIB

Medan, Beritasatu.com - Surat pemanggilan untuk kepentingan pemeriksaan dalam rangka penyidikan tindakan makar, oleh Polda Sumut terhadap Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, beredar luas di media sosial (medsos).

Sesuai dalam surat panggilan dengan Nomor: Spgl/1320/V/2019/Ditreskrimum yang ditandatangani oleh Direktur Reserse Kriminal Umum melalui Kasubdit I TP Kamneg, AKBP Simon Paulus Sinulingga, menyebutkan Dahnil Anzar Simanjuntak akan menjalani pemeriksaan oleh penyidik di Markas Polda Sumut, Selasa (28/5/2019).

Berdasarkan keterangan Simon Paulus dalam surat panggilan tersebut, Dahnil dipanggil untuk kepentingan pemeriksaan dalam rangka penyidikan tindak pidana makar, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 Jo. 87, 88 dan Pasal 110 KUHP. Dahnil diminta hadir di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Unit 4 Subdit 1/TP Kamneg pada Selasa 28 Mei 2019 pukul 10.00 WIB.

Pemanggilan terhadap Dahnil Anzar ini menambah daftar sejumlah nama yang akan diperiksa dalam kasus dugaan makar oleh Polda Sumut. Sebelumnya, ada enam orang tokoh penggerak aksi unjuk rasa di Medan, yang juga dipanggil untuk menjalani pemeriksaan. Sama dengan pemanggilan terhadap Dahnil, pemanggilan terhadap enam tokoh tergabung dalam Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) itu juga menghebohkan masyarakat.

Berdasarkan data yang diperoleh SP, enam orang yang dilaporkan dan akan menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Sumut itu adalah Heriansyah, warga Jalan Balaidesa Perumahan La Tahzan Desa Marindal II Kecamatan Patumbak. Kemudian, Angga Fahmi (Mahasiswa UMSU), Fatra, warga Jalan Sekretariat Masjid Raudhatul Islam Jalan Yos Sudarso Gang Peringatan Medan, Prabu Alam Syahputra, warga Dusun III Desa Telaga Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Indra Suheri (Pengurus FUI Sumut) dan Rinaldi, pengurus Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Surat panggilan untuk menjalani pemeriksaan itu pun beredar pada grup-grup WhatsApp kalangan jurnalis. Mereka yang akan dimintai keterangan terkait dugaan makar sebagaimana yang dimaksud pada pasal 107 KUHPidana dan atau pasal 110 KUHPidana jo pasal 87 jo pasal 88 KUHPidana atas kegiatan mereka pada Sabtu 4 Mei 2019 tersebut. Kasus dugaan makar yang dilaporkan seorang warga bernama Suheri Prasetyo, atas aksi dugaan makar yang terjadi pada Sabtu 4 Mei 2019 di Jalan Brigjen Katamso - MT Haryono-Jalan Sisingamangaraja Medan.

Pelapor membuat laporan karena merasa memiliki bukti atas kasus yang dilaporkan terhadap enam orang itu. Heriansyah dipanggil untuk hadir pada Senin 27 Mei 2019. Kemudian Angga Fahmi, Prabu Alam Syahputra dan Indra Suheri dipanggil untuk hadir pada Selasa 28 Mei 2019. Sementara Fatra dan Rinaldi dipanggil untuk hadir pada Rabu 29 Mei 2019.

Sebelumnya, Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan ketika dikonfirmasi membenarkan adanya pemanggilan terhadap 6 orang yang tergabung dalam GNKR tersebut. "Ya benar, Polda Sumut ada melakukan pemanggilan terhadap beberapa warga," sebutnya. 



Sumber: Suara Pembaruan