Mudik Kini Tak Lagi Berpuluh-puluh Jam

Mudik Kini Tak Lagi Berpuluh-puluh Jam
Pemberlakuan sistem lalu lintas satu arah dari Jakarta ke Semarang di Tol Pejagan-Pemalang di Adiwerna, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Senin 3 Juni 2019, untuk memperlancar arus kendaraan pemudik. ( Foto: Antara )
Herman / YUD Selasa, 4 Juni 2019 | 16:25 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Perjalanan mudik Lebaran biasanya penuh dengan cerita kemacetan dan segala kesemrawutan lalu lintas. Namun hal itu nyaris tak dijumpai di momen mudik Lebaran tahun ini. Perjalanan mudik ke kampung halaman yang dulunya harus ditempuh belasan hingga puluhan jam melalui jalur darat, kini bisa ditempuh dalam waktu yang lebih singkat.

Kendaraan pemudik melintas di Tol Trans-Jawa ruas Ngawi-Kertosono di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin 3 Juni 2019.

Seperti pengakuan Billawa yang mudik dari Cimanggis ke Majenang, Jawa Tengah. Hanya butuh waktu kurang dari 6 jam untuk bisa sampai di salah satu kecamatan di Kabupaten Cilacap tersebut. Padahal di momen mudik Lebaran tahun-tahun sebelumnya, waktu yang dibutuhkan bisa sampai 15 jam.

Billawa dan keluarganya berangkat mudik menggunakan kendaraan pribadi pada Minggu (2/6/2019) pukul 11.00 WIB, dan sudah tiba di Majenang pukul 16.30 WIB. Saking cepatnya, ia mengibaratkan mudik kali ini seperti naik pesawat.

Foto udara jalur Pantura, Tegal, Jawa Tengah, Senin 3 Juni 2019.

"Mudik kali ini benar-benar lancar. Sistem satu arah yang diterapkan mulai dari Cikampek Utama membuat perjalanan lebih singkat. Tidak ada lagi mimpi buruk terjebak kemacetan seperti di mudik tahun-tahun sebelumnya. Hanya ada sedikit kemacetan saja di dekat pasar tradisional setelah keluar pintu tol," kata Billawa kepada Beritasatu.com, Selasa (4/6/2019).

Lancarnya perjalanan mudik Lebaran tahun ini juga dikisahkan Agustin yang mudik dari Jakarta ke Magelang. berangkat ke Magelang pukul 06.00 WIB dan sudah tiba di tujuan menjelang waktu berbuka.

Sistem lalu lintas satu arah dari Jakarta ke Semarang di Tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Senin 3 Juni 2019.

"Mudik ke Magelang hanya 12 jam saja, itupun termasuk 2 kali istirahat di rest area. Padahal di mudik Lebaran tahun tahun sebelumnya bisa sampai seharian, berangkat pagi dan baru sampai keesokan harinya," cerita Agustin.

Lancarnya perjalanan mudik Lebaran kali ini juga menjadi perbincangan hangat warganet. Bahkan tagar #mudiklancar dan #mudiklancarbanget juga ikut menggema di Twitter.

"Pak @Jokowi, bagaimana ini? Saya mudik Cibubur-Semarang 6 jam, sudah termasuk dua kali istirahat di rest area. Apa nggak bisa lebih lambat gitu Pak?" tulis akun @prastow mengisahkan perjalanan mudiknya yang lancar.

Pada mudik Lebaran tahun ini, jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi sebetulnya naik 13,06%. Kementerian Perhubungan memprediksi jumlahnya mencapai 10,61 jiwa. Rinciannya pemudik dengan mobil sebanyak 3,76 juta jiwa dan motor sebanyak 6,85 juta jiwa. Sedangkan pemudik dengan bus juga naik 3,88 persen menjadi 4,68 juta penumpang.

Pemudik sepeda motor melintas di wilayah Brebes, Jawa Tengah.

Meskipun angkanya lebih tinggi, kemacetan di sepanjang jalur mudik berhasil diatasi. Salah satunya berkat pemberlakuan sistem one way mulai dari gerbang tol Cikampek Utama hingga Brebes Barat. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga mengatakan skema one way ini cukup efektif mengurangi kepadatan di jalan tol Trans Jawa pada arus mudik tahun ini.

"Mudik aman dan lancar adalah amanat dari Pak Presiden. Beliau ingin mudik tahun ini lebih lancar," kata Budi Karya.

Menhub menjelaskan, untuk puncak arus balik kendaraan yang mengarah ke Jakarta, diprediksi akan terjadi pada tanggal 8 dan 9 Juni 2019. Rencananya pada arus balik ini juga akan diberlakuan sistem one way mulai 8 sampai dengan 10 Juni 2019 yang dimulai dari KM 189 di ruas Tol Palimanan sampai KM 70 di Gerbang Tol Cikampek Utama atau Cikatama.

Foto udara jalur Pantura, Pekalongan, Jawa Tengah, Senin 3 Juni 2019.



Sumber: BeritaSatu.com