Kapolri Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik

Kapolri Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik
Sejumlah kendaraan pemudik antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan mengatakan sebanyak 150 ribu kendaraan diperkirakan akan melewati tol trans Jawa dalam sehari selama arus mudik lebaran 2019. Dan diperkirakan puncak arus mudik terjadi pada Sabtu (1/6/2019). ( Foto: ANTARA FOTO / Rivan Awal Lingga )
Markus Junianto Sihaloho / FMB Rabu, 5 Juni 2019 | 19:18 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Usai mudik Lebaran, pasti ada arus balik. Maka itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengingatkan agar para pemudik tak memaksakan diri untuk kembali dari kampung halaman pada Sabtu dan Minggu (8-9 Juni 2019) yang diprediksi menjadi puncak arus balik.

"Untuk arus balik, ini saya mengimbau masyarakat, karena ada waktu tiga hari ini, Jumat, Sabtu, Minggu, tolong kita perkirakan mungkin akan ada puncak arus mudik di Sabtu-Minggu. Tolong jangan paksakan pulang di Sabtu-Minggu," ujar Tito Karnavian, Rabu (5/6/2019).

"Yang bisa pulang Jumat, ya pulang Jumat. Kan sudah lama mungkin di kampung. Yang bisa Senin, Selasa, Rabu, mungkin ada yang ambil cuti, bagus hari itu sehingga tidak terjadi puncak arus mudik," tambahnya.

Dengan begitu, Kapolri mengatakan arus mudik akan menjadi gelombang saja. Artinya jumlah arus balik merata di hari ke hari.

Namun, kalaupun Sabtu-Minggu terpaksa harus balik, maka Kapolri mengingatkan agar warga jangan lupa melengkapi dengan makanan, obat-obatan, hingga BBM.

Kata Kapolri, pihaknya akan siap dengan segala kondisi untuk memastikan arus lalu lintas benar-benar lancar.

"Kita mungkin akan rekayasa lalu lintas. Contraflow maupun mungkin one way. Paling tidak dari Semarang sampai Cawang, kita akan berlakukan tetapi semuanya situasional," ujar Tito.



Sumber: BeritaSatu.com