Menhub Imbau Pemudik Tidak Berhenti di Bahu Jalan Tol

Menhub Imbau Pemudik Tidak Berhenti di Bahu Jalan Tol
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Pelabuhan Kaliadem, Muara Angke, Jakarta Utara, Jumat, 7 Juni 2019. ( Foto: Dokumen Kemhub )
Herman / YUD Minggu, 9 Juni 2019 | 14:24 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Saat meninjau Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Jawa Tengah, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau masyarakat apabila tidak dalam kondisi darurat agar tidak berhenti di bahu jalan tol. Pasalnya hal tersebut dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan dan menurunkan efektivitas lalu lintas di jalan tol.

"Kami semua secara intensif mengimbau masyarakat untuk tidak berhenti di bahu jalan tol, apabila tidak dalam kondisi darurat. Jika ingin beristirahat, mereka bisa keluar ke kota-kota terdekat di sepanjang jalur utara," ujar Menhub Budi melalui  keterangan resmi yang diterima Beritasatu.com, Minggu (9/6/2019).

Menurut Menhub, kemarin dan hari ini diprediksi menjadi puncak arus balik. Dari arah Jogja dan Solo menjadi daerah paling banyak pemudik yang akan pulang ke arah barat atau Jakarta. Karenanya, Menhub berpesan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan pada arus balik agar dapat merencanakan perjalanannya dengan baik.

“Katakanlah kita berangkat dari Solo dengan kondisi yang sudah cukup tidur atau istirahat. Di perjalanan bisa berhenti di Kendal atau Semarang untuk mengisi bensin hingga penuh, kemudian melanjutkan perjalanan. Jika dalam perjalanan harus mengisi bensin atau istirahat, bisa keluar tol dan memanfaatkan kota-kota besar untuk mengisi bahan bakar dan istirahat agar lebih bugar atau bisa sekalian sambil berwisata, menikmati kuliner dan oleh-oleh seperti di Pekalongan, Tegal, atau Brebes,” pesannya.

Menhub mengungkapkan telah berkoordinasi dengan Kementerian PU, Korlantas, Jasa Marga dan stakeholder terkait untuk menjadikan rest area di jalan tol sebagai fungsi emergency (darurat).

"Kita sarankan sebagai salah satu langkah manajemen lalu lintas di jalan tol, rest area menjadi tempat berhenti emergency saja. Kalau memang harus mampir baru ke sana," imbaunya.



Sumber: BeritaSatu.com