Polisi Jelaskan Beda Kerusuhan 21 dan 22 Mei
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Polisi Jelaskan Beda Kerusuhan 21 dan 22 Mei

Selasa, 11 Juni 2019 | 17:42 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Jakarta, Beritasatu.com - Kerusuhan saat unjuk rasa tanggal 21 dan 22 Mei lalu memiliki perbedaan dalam hal waktu kedatangan massa perusuh yang membawa senjata-senjata “mematikan”, menurut keterangan Markas Besar Kepolisian RI, Selasa (11/6/2019).

Pada tanggal 21 Mei, massa perusuh baru datang setelah peserta unjuk rasa yang sebenarnya -- yang menyampaikan pendapat di muka umum secara tertib dan sesuai undang-undang -- pergi meninggalkan lokasi di depan gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat, sekitar pukul 21.00 WIB, kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Muhammad Iqbal.

“Tanggal 22 Mei juga dua segmen tetapi ini agak beda,” kata Iqbal dalam jumpa pers di kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Jakarta, seperti disiarkan secara langsung oleh Beritasatu News Channel.

Dua segmen yang dia maksud adalah pengunjuk rasa damai dan massa perusuh.

“Kalau tanggal 21 masa perusuh datang setelah massa damai pulang, tetapi tanggal 22 ternyata massa perusuh sudah datang bersama massa damai,” paparnya.

Lebih lanjut Iqbal menjelaskan bahwa pada tanggal 21 Mei kerusuhan baru sekitar pukul 22.30 WIB setelah polisi dan peserta unjuk rasa damai melakukan buka puasa bersama, salat Maghrib, salat Isyak, dan salat Tarawih berjamaah.

Dalam jumpa pers tersebut, juga diputar video kerusuhan yang terjadi.

Pada tanggal 22 Mei, massa perusuh bercampur dengan massa damai dan sudah mulai menyerang petugas sesaat setelah buka puasa di depan Gedung Bawaslu, kata Iqbal.

“Massa perusuh langsung menyerang petugas dengan melempar Molotov, batu, bambu runcing, dengan benda-benda mematikan,” jelasnya.

“jadi publik harus paham peristuwa ini yang mengawali adalah massa perusuh, karena mereka yang menyerang duluan.”

“Kita tidak balas menyerang, tetapi menghalau dengan SOP, mengimbau dengan kata-kata, menghalau dengan gas air mata, dengan harapan massa perusuh dapat bubar, tetapi mereka terus maju.”

Kerusuhan 22 Mei

(Joanito de Saojoao)

Iqbal menjelaskan bahwa polisi hanya dipersenjatai dengan gas air mata, water canon, peluru karet, dan peluru hampa.

Sementara itu, massa menyerang dengan batu sebesar konblok, bambu runcing, dan petasan roket. Bahkan dalam dua hari kerusuhan ditemukan juga kelewang, parang, dan anak panah beracun.

Serangan tanggal 22 Mei dilakukan secara mendadak ketika para petugas belum mengenakan perangkat keamanan sehingga banyak yang terluka. Menurut Iqbal, selama dua hari kerusuhan, 225 petugas harus menjalani rawat jalan, dan delapan rawat inap. Seorang wakil kapolres giginya rontok dan rahangnya diduga patah akibat diserang dengan batu, ujarnya.

Lalu dia juga mengungkap fakta sebelumnya tentang sebuah ambulans yang menyelundupkan batu-batu dan alat menyerang lainnya, serta satu ambulans lain yang masuk lokasi kemudian menurunkan massa yang terlihat di CCTV membagi-bagikan amplop, diduga berisi uang.

Ambulans pengangkut batu diketahui milik Partai Gerindra dan masih dalam penyidikan polisi dengan sejumlah tersangka.

Polisi sudah menangkap lebih dari 220 tersangka pelaku kerusuhan 21 dan 22 Mei.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu TV

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Intani Apresiasi KPED Jabar Tingkatkan Produksi Pangan dengan Teknologi

Penerapan teknologi berupa suplemen penyubur tanah dan tanaman itu sudah diaplikasikan di sejumlah demplot di beberapa kabupaten di Jawa Barat, termasuk Kabupaten Sumedang

NASIONAL | 27 September 2021

Penyidik Polda Papua Segera Minta Keterangan Nakes Gerald Sokoy

Setelah diserahkan pihak KKB ke Pemda Pegunungan Bintang, Sabtu (25/9/2021) tenaga kesehatan Gerald Sokoy akan dimintai keterangan oleh penyidik Polda Papua.

NASIONAL | 26 September 2021

Lamongan Dipilih Jadi Pilot Project Penanganan Kemiskinan Ekstrem Nasional

“Desa-desa mandiri lainnya juga punya potensi beragam yang akan segera ditangani demi Lamongan Megilan dan Desa Berjaya,” tandas Yuhronur.

NASIONAL | 26 September 2021

KY Ungkap 150 Hakim di Jatim Dilaporkan atas Dugaan Pelanggaran Etik

Ketua KY, Mukti Fajar Nur Dewata mengungkapkan pihakna menerima aduan dugaan pelanggaran etik yang diduga dilakukan oleh sedikitnya 150 hakim di Jawa Timur.

NASIONAL | 26 September 2021

Menko Polhukam Diminta Bentuk Tim Investigasi Terkait Polemik Ijazah Jaksa Agung

Menko Polhukam Mahfud MD diminta membentuk tim investigasi terkait polemik latar pendidikan Jaksa Agung ST Burhanuddin.

NASIONAL | 26 September 2021

Kini Sekolah Jaringan IDN Bisa Bayar SPP Lewat Shopee

2.522 lembaga pendidikan yang tergabung di Jaringan IDN berupa sekolah, kampus, pesantren, PKBM, dan bimbel bisa melakukan pembayaran pendidikan melalui Shopee.

NASIONAL | 26 September 2021

Dua Ormas Bentrok di Perbatasan Cianjur-Sukabumi, Satu Tewas

Bentrokan antar ormas di perbatasan Cianjur-Sukabumi menyebabkan satu orang tewas.

NASIONAL | 26 September 2021


Mendagri Minta Kabupaten Banggai Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah

Menurut Mendagri Tito Karnavian, Kabupaten Banggai memiliki potensi luar biasa seperti dari sektor pangan yang tetap bisa tumbuh positif di tengah pandemi.

NASIONAL | 26 September 2021

Kasus Sengketa Tanah Rocky Gerung, Camat dan BPN Silang Pendapat

Camat Babakan Madang maupun kantor ATR/Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bogor saling silang pendapat terkait kasus tanah Rocky Gerung.

NASIONAL | 26 September 2021


TAG POPULER

# Update Covid-19


# Literasi Perdamaian


# Rocky Gerung vs Sentul City


# Lionel Messi


# Kiwirok



TERKINI
Polda Metro Sediakan SIM Keliling di 5 Lokasi

Polda Metro Sediakan SIM Keliling di 5 Lokasi

MEGAPOLITAN | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings