Dewan Pers akan Panggil Komandan Tim Mawar dan Majalah Tempo

Dewan Pers akan Panggil Komandan Tim Mawar dan Majalah Tempo
Mantan Komandan Tim Mawar Mayjen TNI (Purn) Chairawan bersama tim pengacaranya melaporkan Majalah Tempo kepada Dewan Pers, Selasa (11/9/2019). ( Foto: Beritasatu TV )
Aichi Halik / AHL Selasa, 11 Juni 2019 | 21:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Komandan Tim Mawar Mayjen TNI (Purn) Chairawan bersama tim pengacaranya melaporkan Majalah Tempo kepada Dewan Pers, Selasa (11/9/2019).

Pelaporan itu terkait artikel di Majalah Tempo perihal dugaan keterlibatan Tim Mawar dalam kerusuhan di beberapa titik di Jakarta, pada 21- 22 Mei 2019.

Menurut Chairawan, artikel tersebut dianggap menghakimi Tim Mawar secara keseluruhan.

"Saya tunggu polisi dulu mengumumkan siapa, tapi lama-lama beritanya makin menyebar kemana-mana, makanya saya kemari. Kalau sudah saya katakan seperti ini masih ada yang memuat berarti betul-betul ada unsur kesengajaan," kata Chairawan di Gedung Dewan Pers Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2019).

Sementara itu, Dewan Pers akan segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan memeriksa produk jurnalistik yang dimuat Majalah Tempo.

"Dewan Pers akan segera memeriksa produk jurnalistik ini. Perlu kami tekankan bahwa sesuai dengan UU nomor 40 tahun 1999 maka apabila ada produk jurnalistik yang dianggap merugikan maka Dewan Pers akan memeriksanya," kata Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry Bangun, di Gedung Dewan Pers.

Menurut Hendry, Dewan Pers akan memanggil kedua belah pihak untuk diperiksa terkait kasus tersebut.

"Kami sudah merencanakan untuk memanggil pengadu dalam hal ini pak Chairawan dan majalah Tempo pada hari Selasa mendatang untuk dua-duanya diperiksa," ujar Hendry.

Tim Mawar adalah sebuah tim kecil dari kesatuan Komando Pasukan Khusus Grup IV TNI Angkatan Darat. Tim ini dicap sebagai dalang dalam operasi penculikan para aktivis politik pro-demokrasi.



Sumber: BeritaSatu TV