Tersangka Pembunuhan Tokoh Nasional Dapat Instruksi dari Kivlan

Tersangka Pembunuhan Tokoh Nasional Dapat Instruksi dari Kivlan
Tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen (tengah) dikawal polisi usai menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum, Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 30 Mei 2019. ( Foto: ANTARA FOTO/Reno Esnir/ )
Ahmad Salman / AIS Selasa, 11 Juni 2019 | 23:55 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepolisian mengungkap pengakuan para tersangka terkait kepemilikan senjata api ilegal dan rencana pembunuhan tokoh nasional serta satu pimpinan lembaga survey. Para tersangka mendapat instruksi langsung dari tokoh militer Kivlan Zen untuk menjadi eksekutor pembunuhan.

Rekaman pengakuan para tersangka diputar dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (11/6/2019), dipimpin Kapuspen TNI Mayjen Sisriadi dan Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi M. Iqbal.

Soal pemberian instruksi terbukti saat kepolisian menampilkan foto pertemuan tersangka dengan Kivlan di kawasan Pondok Indah, Jakarta. Seorang tersangka mengaku mendapat arahan untuk membunuh empat tokoh nasional yakni Menkopolhukam Wiranto, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen Goris Mere serta seorang pimpinan lembaga survey Yunarto Wijaya.

Tersangka mengaku Kivlan mendanai pembelian senjata sebesar Rp 150 juta.



Sumber: BeritaSatu TV