Pemprov DKI Pastikan Tidak Gelar Operasi Yustisi Bagi Pendatang

Pemprov DKI Pastikan Tidak Gelar Operasi Yustisi Bagi Pendatang
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengundang puluhan peserta Mudik Gratis Bareng Pemprov DKI di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu, 12 Juni 2019. ( Foto: Beritasatu.com/Lenny Tristia Tambun )
Ahmad Salman / AIS Rabu, 12 Juni 2019 | 19:45 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tak akan menggelar operasi yustisi di wilayah Ibu Kota terhadap warga pendatang. Pemprov DKI akan menerapkan prinsip kesetaraan bagi warga yang urbanisasi dan ingin mengadu nasib di Jakarta.

“Bukan berarti Pemprov DKI mengundang orang datang ke Jakarta, tidak. Kita hanya menerapkan kesetaraan sebagaimana kota-kota yang lain,” jelas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Menurut Anies, tradisi pergerakan warga dari daerah datang ke Jakarta untuk bekerja adalah sesuatu yang normal. Bahkan sebagian warga yang kini tinggal dan bekerja di Jakarta adalah para pendatang.

Anies mengatakan sudah bukan zamannya lagi operasi bina kependudukan ataupun yustisi. Jika ada warga yang ingin bekerja di Jakarta dan membutuhkan pelayanan administrasi kependudukan, Pemrov DKI akan siap melayani dengan sebaik-baiknya memberi bantuan akan hal itu.



Sumber: BeritaSatu TV