KPK Berhasil Melacak Sejumlah Aset Sjamsul Nursalim

KPK Berhasil Melacak Sejumlah Aset Sjamsul Nursalim
Sjamsul Nursalim ( Foto: Istimewa )
Aichi Halik / AHL Rabu, 12 Juni 2019 | 21:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menemukan sejumlah aset yang terafiliasi dengan tersangka kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), Sjamsul Nursalim. Dalam kasus ini, Sjamsul bersama istrinya, Itjih Nursalim sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Asset tracing sudah kami lakukan dan kami sudah mulai menemukan beberapa aset yang diduga milik dari tersangka, atau pun yang diduga terkait atau terafiliasi dengan tersangka atau perkara ini," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2019).

Febri mengatakan, posisi aset Sjamsul Nursalim merupakan bagian dari informasi teknis penyidikan sehingga belum bisa diungkap ke publik.

"Tapi secara lebih rinci tentu kami belum bisa menyampaikan karena proses penyidikan tersebut masih berjalan," ujar Febri.

Sjamsul sendiri masih memiliki aset dan bisnis yang berjalan di Indonesia. Salah satunya, PT Gajah Tunggal. Perusahaan ini memproduksi dan memasarkan ban dengan merek Zeneos dan GT Radial.

Perusahaan ini juga memiliki sejumlah anak usaha di antaranya PT Softex Indonesia (pembalut wanita), PT Filamendo Sakti (produsen benang), dan PT Dipasena Citra Darmadja (tambak udang, sewa gudang).

Sjamsul pun memiliki saham di Polychem Indonesia dan sejumlah usaha ritel yang menaungi beberapa merek ternama seperti Sogo, Zara, Sport Station, Starbucks, hingga Burger King.

Dalam kasus dugaan korupsi BLBI ini, KPK telah resmi menetapkan Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim sebagai tersangka. Sjamsul diduga sebagai pihak yang diperkaya Rp4,58 triliun dalam kasus ini.



Sumber: BeritaSatu TV