Bank Dunia Beri Pinjaman Rp 1,4 T Untuk Penanganan Sampah Citarum
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Bank Dunia Beri Pinjaman Rp 1,4 T Untuk Penanganan Sampah Citarum

Kamis, 13 Juni 2019 | 10:46 WIB
Oleh : Adi Marsiela / WBP

Bandung, Beritasatu.com - Program pemerintah bertajuk Citarum Harum bakal mendapatkan pinjaman Rp 1,4 triliun dari World Bank (Bank Dunia). Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan pinjaman itu khusus untuk penanganan sampah di Sungai Citarum.

“Ini loan dengan skema G to G (government to government) jadi dibayar nanti oleh pemerintah,” kata Ridwan Kamil di Bandung, Rabu (12/6/2019).

Program Citarum Harum ini fokus pada penanganan sampah, sedimentasi, dan banjir. Namun pinjaman dari Bank Dunia ini nantinya hanya akan dipergunakan untuk penanganan masalah sampah. “Intinya kita ingin masalah sampah Citarum bukan soal beli alat-alat canggih atau apa. Tapi ingin anggaran itu mengedukasi masyarakat supaya sampahnya habis di rumah dengan teknologi receh, tapi banyak,” terang Ridwan Kamil soal konsep penganggaran penanganan sampah yang tengah disusunnya itu.

Ridwan menegaskan penanganan sampah tidak harus berujung dengan pengadaan sarana dan prasarana canggih. Harapannya, masalah sampah bisa ditangani berbarengan dengan pembangunan peradaban berdasarkan edukasi pada publik.

Sebelumnya, Ridwan Kamil mengungkapkan rencananya untuk mengadakan 50 tungku bakar di sepanjang Sungai Citarum guna memusnahkan sampah dalam waktu cepat. “Kalau kita lari ke teknologi saja, masyarakat polanya sama (masalah tetap ada), kami tidak mau seperti itu,” imbuh Ridwan Kamil.

Dia memberi ilustrasi, warga Jepang dan Amerika hidup dalam jangka waktu yang sama. Namun produksi sampah di Amerika bisa mencapai dua kali lipat dari orang Jepang. “Ada gaya hidup. Kami ingin mengubah gaya hidup yang selama ini dianggap ok, sebenarnya tidak ok. Di anggaran (pinjaman) itu kita ingin ada teknologi-teknologi kecil, edukasi di rumah-rumah,” ujar Ridwan Kamil sembari menambahkan pinjaman itu bisa dialokasikan ke bidang perumahan dan permukiman, lingkungan hidup, serta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Soal tenggat waktunya, Ridwan Kamil memaparkan, Bank Dunia memberikan kesempatan pada pemerintah untuk mempresentasikan rencana penanganan sampah untuk waktu tiga hingga empat tahun.

“Kita akan presentasikan pekan ini. Kita koordinasi juga dengan kabupaten dan kota di sepanjang Citarum agar dengan dana yang cukup besar ini bisa kita selesaikan. Bisa menambah truk sampah, manajemen pilah sampah, menambah zona-zona (untuk) mengubah plastik jadi barang berguna,” kata Ridwan Kamil.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Thendri Supriatno: ISDA Upaya Mengedukasi Korporasi Terapkan SDG's

ISDA adalah salah satu upaya mengedukasi korporasi agar ada keseimbangan dalam pembangunan ekonomi, sosial serta kesadaran akan lingkungan.

NASIONAL | 18 September 2021

Intimidasi Kapal Perang Tiongkok, Pakar: Nelayan Indonesia Perlu Ekspolitasi ZEE Natuna

nelayan Indonesia di Natuna menyampaikan kapal perang dan penjaga pantai Tiongkok lalu lalang dan mengintimidasi mereka saat menangkap ikan.

NASIONAL | 18 September 2021

Kasus Covid-19 di Papua Masih Tinggi, Puan Minta Penyelenggara PON Waspada

Puan meminta pemerintah melakukan antisipasi dan sejumlah langkah strategis agar PON 2020 Papua dapat berjalan dengan baik.

NASIONAL | 18 September 2021

Keberatan Wacana PPN Pendidikan, SPK Indonesia Surati Nadiem dan Sri Mulyani

SPK Indonesia menyurati Mendikbudristek Nadiem Makarim dan Menkeu Sri Mulyani terkait wacana dikenakannya PPN pada sekolah internasional.

NASIONAL | 18 September 2021

Jokowi Hadiri Pertemuan MEF 2021 Secara Virtual

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi satu dari 10 kepala negara atau kepala pemerintahan yang mengikuti Major of Economies on Energy and Climate 2021.

NASIONAL | 18 September 2021

Jenazah Nakes Gabriella yang Tewas di Tangan KKB Diterbangkan ke Jayapura

Jenazah nakes Puskesmas Kiwirok, Gabriella Maelani (22) akan diterbangkan ke Jayapura pada Sabtu (18/9/2021) bergantung cuaca dan keamanan.

NASIONAL | 18 September 2021

Di Antara Tembakan KKB, Jenazah Nakes Gabriella Berhasil Dievakuasi dari Jurang 300 Meter

Jenazah nakes Gabriela Meilani (22) berhasil dievakuasi Jumat (17/9/2021) oleh anggota TNI-Polri, di antara tembakan KKB.

NASIONAL | 18 September 2021

Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

Untuk membendung ideologi transnasional, bangsa Indonesia harus terus memperkuat komitmen beragama dan bernegara dalam satu napas, yaitu NKRI.

NASIONAL | 17 September 2021

Sidang Perdana Perkara Suap 2 Eks Pejabat Ditjen Pajak Tunggu Jadwal Pengadilan

Dua mantan pejabat Ditjen Pajak, Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani menunggu jadwal sidang perdana perkara suap pemeriksaan pajak.

NASIONAL | 17 September 2021

Jawa Barat Ekspor Ubi Jalar ke Pasar Singapura

Ekspor perdana ubi jalar asal Jabar tersebut dilakukan oleh PT Bona Vista Hikmah di Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang.

NASIONAL | 17 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Direktur Pelaksana IMF Bantah Mengubah Laporan Bank Dunia untuk Tiongkok

Direktur Pelaksana IMF Bantah Mengubah Laporan Bank Dunia untuk Tiongkok

DUNIA | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings