Tidak Nyaman Proses Purnawirawan, Kapolri: Semua Sama di Muka Hukum
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tidak Nyaman Proses Purnawirawan, Kapolri: Semua Sama di Muka Hukum

Kamis, 13 Juni 2019 | 13:33 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, penanganan proses hukum terhadap purnawirawan TNI-Polri yang diduga melanggar tindak pidana terkait kasus dugaan permufakatan jahat dan kepemilikan senjata api memang menimbulkan ketidaknyamanan. Kendati demikian, Polri harus tetap menegakan hukum karena semua orang sama di muka hukum.

"Polri sangat paham bahwa membangun soliditas dengan TNI adalah suatu hal yang mutlak dalam rangka menjaga tegaknya NKRI. Oleh karena itu saya menyampaikan kepada panglima, komitmen dari Polri untuk senantiasa sinergi bekerja sama dengan TNI. Sehingga penanganan kasus purnawirawan tentu secara pribadi dan institusi ini jujur menimbulkan ketidaknyamanan bagi Polri sendiri, nggak nyaman," ujar Tito, di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019).

Kendati demikian, kata Tito, hukum harus ditegakkan karena ada prinsip hukum equality before the law atau azas persamaan di muka hukum.

"Tapi ya, hukum harus berkata demikian. Ada azas persamaan di muka hukum, semua orang sama di muka hukum. Kami juga pernah menangani purnawirawan Polri dalam beberapa kasus. Saat ini juga kami harus lakukan untuk menunjukan kesamaan di muka hukum. Apalagi dalam kasus mohon maaf melibatkan bapak Kivlan Zen, ini bukan hanya kasus kepemilikan senjata api juga ada dugaan permufakatan jahat dalam bahasa hukum untuk melakukan rencana pembunuhan dan itu ada saksi-saksinya. Nanti akan terungkap di pengadilan. Sehingga meskipun tidak nyaman, tapi kami hormati prinsip hukum itu, kesamaan di muka hukum," ungkap Tito.

Tito menyampaikan, kasus Kivlan agak berbeda dengan Sunarko. Senjata Sunarko merupakan miliknya, berasal dari Aceh dan dibawa ke Jakarta.

"Kemudian belum ada rencana senjata itu akan digunakan misalnya untuk melakukan pidana tertentu, seperti dalam kasus bapak Kivlan Zen. Jadi grade-nya beda, sehingga saya kira masih bisa terbuka ruang komunikasi untuk masalah bapak Sunarko ini. Tapi untuk masalah bapak Kivlan Zen saya kira karena sudah banyak tersangka lain yang sudah ditangkap, termasuk calon eksekutor, senjatanya ada empat, saya kira meskipun tidak nyaman kita harus jelaskan kepada masyarakat, harus diproses di pengadilan," katanya.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, purnawirawan secara hukum sudah masuk ke dalam ranah sipil.

"Untuk purnawirawan sudah ada wadah sendiri, karena purnawirawan secara hukum sudah masuk di ranah sipil. Namun untuk kesatuan sendiri para purnawirawan itu masih dalam pembinaan dari seluruh kepala staf angkatan. Kami terus melaksanakan komunikasi dengan beliau-beliau untuk menjaga persatuan kesatuan. Terkait dengan proses hukum dan sebagainya, TNI tidak ikut karena sudah masuk di ranah sipil," tegasnya.

Menurut Hadi, TNI-Polri terus menjaga soliditas untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. "Seperti yang diketahui soliditas TNI-Polri sampai sekarang terus. Mulai dari Babinsa dan Babinkamtibmas ini adalah salah satu bentuknya," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Harga Kopi Biji di Bengkulu Anjlok

Anjloknya harga kopi ini sangat memukul kehidupan petani Bengkulu karena justru terjadi saat memasuki masa panen raya.

NASIONAL | 13 Juni 2019

Gubernur Jabar Minta Duta Besar Belgia Bantu Pengembangan Ternak Sapi

“Ada sepuluhan lokasi yang sudah siap, mudah-mudahan salah satunya bisa diambil investasi oleh perusahaan dari Belgia,” ujar Ridwan.

NASIONAL | 13 Juni 2019

Kapolri: Polri Tidak Pernah Katakan Kivlan Zen Dalang Kerusuhan

Kapolri Tito Karnavian menegaskan, Polri tidak menuduh Kivlan Zen sebagai dalang kerusuhann 21-22 Mei 2019.

NASIONAL | 13 Juni 2019

Jaksa Yakin Muljono Tedjokusumo Palsukan Dokumen

Jaksa yakin Muljono Tedjokusumo memalsukan dokumen tanah di Kebun Jeruk, Jakarta Barat.

NASIONAL | 13 Juni 2019

Muspida Jabar Imbau Warga Pantau Sidang MK di Rumah

Muspida Jabar mengimbau masyarakat tidak berbondong-bondong datang ke Mahkamah Konstitusi di Jakarta guna mengikuti sidang sengketa hasil pemilihan presiden.

NASIONAL | 13 Juni 2019

TNI-Polri Antisipasi Skenario Terburuk Pengamanan Sidang PHPU di MK

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyiapkan skenario terburuk pengamanan sidang PHPU Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi.

NASIONAL | 13 Juni 2019

Meski Berstatus Resmi, Puluhan TKA Asal Tiongkok Sembunyi Jika Ada Razia Imigrasi

Dari hasil pengecekan tidak ditemukan ada TKA ilegal, terutama asal Tiongkok yang bekerja di proyek PLTU Teluk Sepang tersebut.

NASIONAL | 13 Juni 2019

KPK Sudah Deteksi Aset Sjamsul Nursalim

Identifikasi aset-aset ini dilakukan untuk kebutuhan memulihkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 4,58 triliun.

NASIONAL | 13 Juni 2019

Bank Dunia Beri Pinjaman Rp 1,4 T Untuk Penanganan Sampah Citarum

Program Citarum Harum ini fokus pada penanganan sampah, sedimentasi, dan banjir.

NASIONAL | 13 Juni 2019

Ma'ruf Amin Terima Silsilah Trah Kerajaan Sumedang

KH Maruf Amin terharu dan merasa terhormat atas pengakuan yang diberikan warga Sumedang saat hadiri halalbihalal Rukun Warga Sumedang

NASIONAL | 13 Juni 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS