Bahar bin Smith Dituntut 6 Tahun Penjara

Bahar bin Smith Dituntut 6 Tahun Penjara
Bahar bin Smith. ( Foto: Antara )
Adi Marsiela / WBP Kamis, 13 Juni 2019 | 14:37 WIB

Bandung, Beritasatu.com - Jaksa penuntut umum (JPU) meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman enam tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan kepada Habib Assayid Bahar bin Smith alias Bahar bin Ali bin Smith, terdakwa penganiayaan terhadap anak dalam persidangan yang digelar Pengadilan Negeri Bandung di Gedung Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, Kamis (13/6/2019).

“Terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana secara bersama-sama melawan hukum merampas kemerdekaan seseorang, secara terang-terangan dan bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang, menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan kekerasan terhadap anak hingga mengakibatkan luka berat,” kata jaksa Purwanto Joko.

Sebelumnya, jaksa mendakwa Bahar dengan tujuh pasal berlapis. Namun dalam persidangan dengan agenda pembacaan tuntutan, jaksa memaparkan fakta-fakta, bukti, serta petunjuk dan mendapati perbuatan terdakwa melanggar dakwaan pertama primair Pasal 333 ayat (2) KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP, dakwaan kedua primair Pasal 170 ayat (2) ke 2, serta dakwaan ketiga Pasal 80 ayat (2) juncto pasal 76C Undang-Undang Perlindungan Anak.

Sebelum mengajukan tuntutan, jaksa mempertimbangkan hal-hal yang dapat memberatkan dan meringankan bagi terdakwa. Purwanto menyebutkan hal-hal yang memberatkan adalah terdakwa pernah dihukum akibat melakukan sweeping pada tahun 2012 silam, perbuatan terdakwa mengakibatkan korban luka berat, serta perbuatannya itu meresahkan masyarakat.

“Sementara hal yang meringankan, terdakwa bertindak sopan dalam persidangan, mengakui perbuatannya, menyesali perbuatannya, dan sudah ada perdamaian antara terdakwa dengan korban,” tutur Purwanto Joko.



Sumber: Suara Pembaruan