Komisi III Pertimbangkan Tambahan Anggaran KPK

Komisi III Pertimbangkan Tambahan Anggaran KPK
Arteria Dahlan. ( Foto: Antara )
Hotman Siregar / JAS Kamis, 13 Juni 2019 | 15:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan anggaran Rp 1,4 triliun pada RAPBN 2020 mendatang. Pengajuan anggaran itu naik sekitar Rp 500 miliar dari pagu yang ditetapkan pemerintah pada tahun anggaran 2020 yang hanya Rp 828,17 miliar.

Anggota Komisi III dari Fraksi PDIP Arteria Dahlan mengatakan, pengajuan anggaran yang disampaikan oleh KPK masih dipertimbangkan. Ia menilai, peruntukan anggaran harus dirinci secara jelas.

"Contohnya anggaran tambahan yang akan diperuntukkan untuk survei penilaian integritas. Penilaian integritas di lembaga pemerintahan itu seperti apa, tolong diberi gambaran,” kata Arteria Dahlan, Kamis (13/6/2019).

Arteria juga menyoroti rencana pembangunan gedung untuk pengelolaan barang sitaan. Ia menyarankan KPK cukup memanfaatkan rumah penyimmanan benda barang sitaan negara (rupbasan) milik Kementerian Hukum dan HAM.

"Saya kira lebih baik KPK menjual atau melelang barang sitaan daripada harus membangun gedung baru," katanya.

Walaupun demikian, Arteria menekankan bila KPK menjelaskan secara rinci akan rencana anggaran yang diajukan Komisi III DPR akan mempertimbangkannya.

Dalam rapat kerja di Komisi III kemarin, Ketua KPK Agus Rahardjo meminta tambahan anggaran sebesar Rp 580,14 miliar. Anggaran itu akan digunakan untuk gaji dan tunjangan pegawai sebesar Rp 194,14 miliar dan untuk kebutuhan layanan operasional dasar perkantoran sebesar Rp 86,52 miliar.



Sumber: Suara Pembaruan