Kemhub Fokus Kembangkan Angkutan Darat dan Kereta Api

Kemhub Fokus Kembangkan Angkutan Darat dan Kereta Api
Kereta api. ( Foto: Antara )
Thresa Sandra Desfika / JAS Kamis, 13 Juni 2019 | 18:24 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perhubungan (Kemhub) akan fokus mengembangkan angkutan umum massal pada subsektor transportasi darat dan perkeretaapian pada tahun depan.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berjanji akan meningkatkan anggaran untuk kedua subsektor tersebut guna mengakomodasi masukan Komisi V DPR RI untuk mengupayakan angkutan massal yang berbasis kereta api dan bus.

"Diusulkan untuk meningkatkan anggaran di darat dan juga bagaimana agar berkolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia untuk penambahan rolling stock (sarana kereta api) sehingga angkutan darat dan angkutan kereta api menjadi suatu hal yang masif," kata Menhub dalam keterangan resmi, Kamis (13/6/2019).

Menhub mengungkapkan hal yang disampaikan tersebut sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo bahwa dengan anggaran yang relatif tidak maksimal, maka harus dilakukan prioritas-prioritas kegiatan yang dianggap penting dan mendesak.

“Dengan anggaran yang relatif tidak maksimal kita harus melakukan prioritas-prioritas apa kegiatan yang harus dilakukan. Pertama kali tentu kita melakukan kegiatan yang berkaitan dengan angkutan massal sehingga ada intensifikasi untuk perbaikan terminal, pembelian bus-bus, penambahan infrastruktur kereta api, penambahan rolling stock kereta api dan sebagainya,” sebut Menhub.

Menhub menyatakan pihaknya membutuhkan dana yang banyak. Untuk di subsektor transportasi darat anggaran tersebut akan dipergunakan untuk melakukan revitalisasi terhadap ratusan terminal tipe A yang sudah diserahkan kepada Kemhub. Pihaknya juga melakukan revitalisasi jembatan timbang, serta yang paling signifikan adalah menaikkan jumlah angkutan massal.

Pada subsektor perkeretaapian Menhub menyebutkan bahwa secara legal Kemhub tidak boleh mensubsidi rolling stock (sarana kereta api), karena itu kementerian ini akan mendukung kegiatan infrastruktur sedangkan nanti PT KAI menginvestasi rolling stock. Diharapkan dengan cara ini akan meningkatkan pertumbuhan penumpang kereta api menjadi 20 persen pada tahun depan.

“Tahun ini saya senang karena pertumbuhan kereta api bukan 2-3 persen tapi sampai 10 persen, harapannya tahun depan 20 persen. Mengapa kita sampaikan demikian karena rel ganda yang kita investasikan belasan triliun rupiah sudah selesai tahun ini, paparnya.

"Nanti PT KAI menginvestasikan di rolling stock. Itu kita buat semua, jadi safety bagus dan slotnya juga akan baik, oleh karenanya kita punya kesempatan untuk menambah slot-slot baru di sana,” tutur Budi Karya.



Sumber: BeritaSatu.com