700 Pelajar dan Nelayan Ikut Lestarikan Penyu di Banyuwangi

700 Pelajar dan Nelayan Ikut Lestarikan Penyu di Banyuwangi
Kepala KCU BCA Banyuwangi, Michael Purwanto (kiri), bersama Wiyanto Haditanojo Perwakilan Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF) usai penyelenggaraan edukasi konservasi penyu di Banyuwangi. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Kamis, 13 Juni 2019 | 22:09 WIB

Banyuwangi, Beritasatu.com - Bank Central Asia (BCA) CA bekerja sama dengan Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF), Taman Nasional Baluran, Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut dan Radar Banyuwangi, melakukan upaya pelestarian penyu di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim).

Sejumlah program kegiatan yang dilakukan yakni relokasi telur penyu, kegiatan penyadartahuan masyarakat dan pelajar, penanaman tanaman vegetasi pantai yakni pandan laut serta pemeliharaan sarang penetasan semi alami.

Program Kenali dan Lestarikan Aku ini diikuti oleh sekitar 262 siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Banyuputih, 335 siswa-siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Penganjuran Banyuwangi dan kurang lebih sebanyak 140 orang nelayan dan masyarakat sekitar.

Kepala KCU BCA Banyuwangi, Michael Purwanto, mengatakan, penyu merupakan salah satu fauna yang dilindungi karena populasinya yang terancam punah. Reptil laut ini mampu bermigrasi dalam jarak yang sangat jauh di sepanjang kawasan Samudera Hindia, Samudera Pasifik, dan Asia Tenggara. Di dunia terdapat tujuh jenis penyu dan enam diantaranya terdapat di Indonesia.

"Konservasi merupakan salah satu kegiatan yang diharapkan dapat mencegah punahnya habitat penyu karena predator alami maupun manusia. Oleh sebab itu, edukasi konservasi ini BCA lakukan dalam rangka mencegah adanya pemanfaatan penyu demi kepentingan komersial seperti penjualan telur dan daging,” urai Michael dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Kamis (13/6/2019).

Menurut Michael, salah satu kota yang dikenal dengan pelestarian penyu adalah Kota Banyuwangi, Jawa Timur. Pantai-pantai di Banyuwangi bukan hanya populer sebagai destinasi wisata. Dengan garis pantai sepanjang kurang lebih 175,8 kilometer, pantai di Banyuwangi juga menjadi tempat favorit bertelur penyu.

"Penyu merupakan salah satu hewan tertua di dunia dan menjadi salah satu spesies unik di Indonesia sekaligus merupakan kebanggaan nasional, karena enam dari tujuh spesies yang ada di dunia dapat ditemukan di Indonesia. Melalui edukasi konservasi penyu kepada pelajar ini, kami harapkan dapat memberikan pemahaman dan pengetahuan mengenai penyu sebagai salah satu jenis biota laut yang dilindungi sekaligus mendorong pelajar untuk mulai mencintai biota laut, salah satunya penyu laut,” tambah Michael.

Pada 2019, BCA memberikan bantuan kepada BSTF untuk melaksanakan empat program konservasi penyu yakni Relokasi Telur Penyu, Program ‘Kenali dan  Lestarikan Aku’, Perawatan Sarang Penetasan Semi Alami dan Penanaman Tanaman Vegetasi Pantai yakni pandan Laut di Taman Nasional Baluran.



Sumber: BeritaSatu.com