Menhan Tak Permasalahkan Pembentukan TGPF

Menhan Tak Permasalahkan Pembentukan TGPF
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Robertus Wardi / FER Jumat, 14 Juni 2019 | 18:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu, mempersilahkan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk mengungkap penyebab meninggalnya sembilan pelaku kerusuhan aksi demonstrasi tanggal 21-22 Mei lalu. Jika tujuannya untuk mendapatkan hasil yang lengkap, tim itu bisa dibentuk.

‎"Kalau gabungan supaya lebih bagus bagi saya tidak masalah. Karena ini orang mati, masak dibiarkan saja," kata Ryamizard usai silaturahmi dengan Ketua Umum PBNU, Said Aqil Sirodj, di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019).

Ryamizard menjelaskan, saat ini Polri sudah melakukan pengusutan. Selain itu, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) juga ikut membantu. Dia meminta agar semua pihak menunggu hasil kerja kedua lembaga itu.

"Saya enggak pas (omong itu) karena itu politik. Tapi kalau sudah ada polisi, kita percaya, ya sudah," tutur Ryamizard.

Ryamizard berharap penyebab meninggalnya sembilan perusuh tersebut dapat diungkap. Pasalnya, yang meninggal bukan binatang tetapi manusia.

"Memang harus diusut dong. Itu kan nyawa orang siapa yang bunuh. Bagaimana terbunuhnya, jangan didiamkan orang mati. Bisa kerja sama (Komnas HAM dan Polisi). Yang penting harus diusut," tutup Ryamizard.

 



Sumber: Suara Pembaruan