Kivlan Zen Diperiksa Sebagai Saksi Habil Marati

Kivlan Zen Diperiksa Sebagai Saksi Habil Marati
Tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen (tengah) dikawal polisi usai menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum, Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 30 Mei 2019. ( Foto: ANTARA FOTO/Reno Esnir/ )
Bayu Marhaenjati / YUD Jumat, 14 Juni 2019 | 19:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik memeriksa tersangka Kivlan Zen (KZ) sebagai saksi tersangka Habil Marati (HM), terkait dugaan kasus perencanaan pembunuhan empat tokoh nasional, di Polda Metro Jaya, Jumat (14/6/2019) hari ini.

"Sore ini dilakukan pemeriksaan terhadap KZ untuk dijadikan sebagai saksi terhadap tersangka HM," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat (14/6/2019).

Argo menyampaikan, Kivlan sudah berada di ruangan penyidik dan sedang menjani pemeriksaan. "Ya sedang diperiksa," ungkapnya.

Diketahui, Habil Marati disebut sebagai donatur para eksekutor yang berencana membunuh empat pejabat yakni, Menko Polhukam Wiranto, Kepala BIN Budi Gunawan, Staf Sus Presiden Bidang Intelijen dan Keamanan Gories Mere dan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, ditambah satu direksi Charta Politika, Yunanto Wijaya.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary mengatakan, Kivlan diduga mendapat pasokan dana sebesar SGD 15 ribu atau setara Rp 150 juta dari tersangka Habil Marati‎ yang juga politikus PPP. Habil kemudian, ditangkap di kediamannya di Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

"Uang yang diterima KZ berasal dari HM. Tujuan untuk pembelian senjata api, juga memberikan uang 60 juta rupiah langsung kepada HK (eksekutor) untuk biaya operasional dan juga pembelian senjata api," kata Ade.



Sumber: BeritaSatu.com