Kasus Kivlan Zen, Pengacara Minta Pembeberan Bukti
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kasus Kivlan Zen, Pengacara Minta Pembeberan Bukti

Jumat, 14 Juni 2019 | 20:07 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Kuasa Hukum Kivlan Zen, Muhammad Yuntri, meminta polisi membeberkan bukti pembelian senjata api hingga gelar perkara atas kasus yang dituduhkan kepada kliennya yakni kepemilikan senjata api ilegal.

"Kalau ada pembelian senjata berarti ada transaksi, mana uangnya, mana barangnya, mana bukti kuitansi. Polisi harus buktikan itu. Kalau seandainya enggak bisa buktikan begitu, berarti ini subjektif sekali, terlebih gelar perkara saja belum, sudah tersangka," kata Yuntri di Polda Metro Jaya, Jumat (14/6/2019).

Yuntri menilai purnawirawan berpangkat Mayor Jenderal itu ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata api ilegal hanya atas pengembangan kasus anak buahnya Iwan Kurniawan alias Helmi Kurniawan (HK). Karenanya, dia meminta polisi melakukan gelar perkara bersama tim kuasa hukum Kivlan.

"Tuduhan-tuduhan tentu ada ukurannya, ada ujinya. Gelar saja perkara kalau mereka mengaku ini ada suatu bukti sehingga Pak Kivlan bisa dijadikan tersangka. Kan kita uji terbuka dong, jangan sampai berdasarkan subjektivitas polisi saja," ujar Yuntri.

Yuntri menuturkan polisi bisa melanggar hukum jika tidak membeberkan bukti dan menggelar perkara secara terbuka yang akibatnya aparat penegak hukum bisa diartikan telah menafsirkan pidana.

"Polisi tidak boleh menafsirkan hukum. Polisi itu hanya menerapkan hukum sesuai dengan hukum yang ada. Kewenangannya ada pada KUHAP. Kalau polisi sudah melakukan analogi, penafsiran hukum, wah kacau negara ini nanti," tuturnya.

Kivlan ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu, 29 Mei 2019 dan kini ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Guntur, Jakarta Selatan, untuk waktu 20 hari.

Ia ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan makar di Bareskrim Polri. Kasus dugaan kepemilikan senjata api yang menjerat Kivlan berkaitan dengan penetapan enam tersangka yang diduga menunggangi aksi demonstrasi penolakan hasil pemilu pada Selasa, 21-Rabu, 22 Mei 2019 lalu.

Enam orang itu yakni IK alias HK, AZ, IR, TJ, AD, dan AF. Dari kelompok tersebut, kepolisian menyita empat senjata api ilegal. Dua senjata api diantaranya rakitan.

Dalam pembelian senjata api itu, Kivlan Zen yang juga merupakan mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat itu, diduga menerima uang dari politikus PPP Habil Marati sebesar SGD15 ribu atau setara Rp150 juta.

Disebutkan, Kivlan memberikan uang itu kepada anak buahnya, Iwan Kurniawan (IK) alias Helmi Kurniawan (HK) untuk membeli senjata laras panjang dan pendek. Senjata itu disebut untuk menembak mati Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


BERITA LAINNYA

Menhub: Ganjil Genap Berlaku di Tempat Wisata di Indonesia

Menhub Budi Karya Sumadi menegaskan aturan ganjil genap di tempat wisata ini belaku untuk seluruh Indonesia .

NASIONAL | 18 September 2021

Bakamla Jelaskan Situasi di Laut Natuna Utara Saat Ini

Badan Keamanan Laut menjelaskan situasi di Laut Natuna Utara saat ini. Di Laut Natuna Utara banyak kapal asing karena lalu lintas Selat Sunda dan Selat Malaka.

NASIONAL | 18 September 2021

CIPS: PTM Terbatas Harus Atasi Learning Loss Siswa

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas perlu mengatasi kondisi learning loss yang dialami para siswa

NASIONAL | 18 September 2021

KKB Sudah Deklarasikan Perang

Sekitar tiga tahun silam, KKB sudah melakukan eksekusi massal terhadap warga sipil yang sedang mengerjakan proyek infrastruktur negara.

NASIONAL | 18 September 2021

KSP: Pemerintah Konsisten Wujudkan Reforma Agraria

Abetnego Tarigan menegaskan, pemerintah tetap konsisten mewujudkan reforma agraria dan menyelesaikan konflik agraria

NASIONAL | 18 September 2021

Kemdikbudristek: 85% Sekolah Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Hingga saat ini dari total 435.650 sekolah jenjang SD sampai SMA di Indonesia, terdapat 85% sekolah siap kembali menerapkan PTM terbatas

NASIONAL | 18 September 2021

Jawab Tantangan Bonus Demografi, Indonesia Butuh SDM Unggul

Filda mengatakan, bonus demografi harus dicermati secara bijak agar produktivitas dan daya saing penduduk usia produktif di Indonesia terus meningkat.

NASIONAL | 18 September 2021

Pencuri Gasak Uang Ratusan Juta Rupiah dari ATM Bank Jateng

Pencuri menggasak uang ratusan juta rupiah dari sebuah mesin ATM Bank Jateng di salah satu toko modern di Kota Semarang.

NASIONAL | 18 September 2021

Pendidikan, Alat Ampuh Beradaptasi pada Era Perubahan

Pendidikan kini menjadi alat bantu paling tepat untuk beradaptasi pada era perubahan yang sangat cepat.

NASIONAL | 18 September 2021

U-Dictionary, Cara Amanda Manopo Belajar Bahasa Asing

Sosok Amanda Manopo menginspirasi banyak anak muda lainnya untuk tidak pernah berhenti belajar dimanapun dan kapanpun.

NASIONAL | 18 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Formappi Apresiasi Krisdayanti Beberkan Gaji Anggota DPR

Formappi Apresiasi Krisdayanti Beberkan Gaji Anggota DPR

POLITIK | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings