Polda Kalbar Amankan 25 Kg Sabu Jaringan Malaysia

Polda Kalbar Amankan 25 Kg Sabu Jaringan Malaysia
Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono (tiga dari kiri) memperlihatkan barang bukti narkoba jenis sabu yang berhasil diamankan. ( Foto: Sahat Oloan Saragih )
Sahat Oloan Saragih / RSAT Sabtu, 15 Juni 2019 | 09:40 WIB

Pontianak, Beritasatu.com – Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil membongkar kasus tindak pidana narkoba jaringan Malaysia - Kalbar - Kalteng. Dalam kasus ini aparat berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 25.003 kg beserta barang bukti lainnya.

Hal itu dikatakan Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono kepada wartawan Jumat (14/6/2019). Dikatakan, pengungkapan kasus ini dilakukan di salah satu hotel di Kota Pontianak, dan barang bukti yang berhasil diamankan yaitu narkoba jenis sabu sebanyak 25,003 kg dan barang bukti lainnya.

“Saat ini dua orang tersangka yaitu JH dan SE diamankan di Mapolda Kalbar, sementara barang bukti yang ikut diamankan yaitu 2 buah plastik klip transparan berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu berat bruto 1,11 Gram, 1 unit hp Oppo Find X warna biru, 1 unit hp Mi 9 warna hitam, 1 unit hp Xiomi warna putih, 1 unit hp Samsung S10 + warna hitam, 9 KTP palsu, 1 tas (hand bag) merek Hush Puppies warna hitam, 1 buku rekening BCA, 1 buku rekening Bank Mega, 1 dompet merek Giorgio Agnelli warna hitam, 1 kartu ATM Paspor BCA, 1 kartu ATM Bank Mega, 2 kunci merek Soligen, uang tunai sebesar Rp 1.900.000, dan 1 kendaraan roda empat Honda HR-V warna putih No. Pol KB 952 XY.

Selain itu 25 bungkus yang masing - masing terdiri dari 5 bungkus the merek Guan Yin Wang dan 20 bungkus teh merek Kaisar Bintang Lima yang di dalamnya berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu, 2 plastik klip transparan berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu berat bruto 1,98 gram dan barang bukti lainnyaa.

Kapolda menambahkan dua orang laki-laki, dengan barang bukti sabu berjumlah 25,003 kg. Jika diasumsikan, jumlah jiwa yang terselamatkan dari sabu seberat 25.003,09 gram sekitar 200.025 jiwa.

“Dengan pengungkapan kasus ini maka total jiwa yang terselamatkan sekitar 200.025 jiwa. Di mana estimasi pemakaian narkotika 1 gram sabu dikonsumsi 8 jiwa. Untuk itu pihaknya akan menindak tegas dan tidak main-main dengan kasus narkoba. Karena narkoba adalah “biang” dari kerusakan generasi bangsa,” ujar Kapolda Didi Haryono.



Sumber: Suara Pembaruan