Periksa Novel Baswedan, Tim Gabungan Gali soal Ancaman dan Saksi

Periksa Novel Baswedan, Tim Gabungan Gali soal Ancaman dan Saksi
Novel Baswedan. ( Foto: Antara )
Bayu Marhaenjati / JAS Kamis, 20 Juni 2019 | 14:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim gabungan terdiri dari pakar, penyidik Polri, dan penyidik KPK, melakukan pemeriksaan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan terkait kasus penyiraman keras, di Gedung Merah Putih KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, hari ini. Materi pemeriksaan terkait apakah ada ancaman dan saksi lain yang mengetahui.

"Sedang berlangsung pemeriksaannya. Materi yang dipertanyakan berkaitan dengan apakah yang bersangkutan (Novel) ada ancaman, apakah ada saksi lain, dan sebagainya," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Kamis (20/6/2019).

Dikatakan Argo, pemeriksaan ini dilaksanakan untuk melanjutkan pemeriksaan sebelumnya di Singapura.

"Sesuai dengan surat perintah dari Polri yang terdiri dari para pakar, penyidik KPK dan penyidik Polda Metro, melanjutkan pemeriksaan yang pernah dilakukan di Singapura," ungkap Argo.

Diketahui, peristiwa penyerangan terhadap Novel terjadi di Jalan Deposito RT 03 RW 10, dekat Masjid Al Ikhsan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa 11 April 2017 lalu.

Ketika Novel selesai melaksanakan Solat Subuh berjamaah di Masjid Al Ikhsan, tiba-tiba diduga ada dua orang laki-laki tak dikenal menggunakan sepeda motor menghampirinya dan langsung menyiram cairan asam sulfat ke arah mukanya.

Akibatnya Novel mengalami luka diduga terbakar di mata kanan dan kiri, serta luka di dahi sebelah kiri karena terbentur pohon saat mencari air untuk membasuh muka. Setelah menjalankan aksinya, pelaku melarikan diri.



Sumber: BeritaSatu.com