KPU Curigai Amplop KPU yang Dibawa Saksi Prabowo-Sandi

KPU Curigai Amplop KPU yang Dibawa Saksi Prabowo-Sandi
Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencurigai keabsahan amplop KPU yang dibawa saksi Prabowo-Sandi, Beti Kristiana, pada sidang lanjutan sengketa pilpres di MK. ( Foto: Beritasatu TV )
Aichi Halik / AHL Kamis, 20 Juni 2019 | 18:57 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencurigai keabsahan amplop KPU yang dibawa saksi Prabowo-Sandi, Beti Kristiana, pada sidang kemarin.

Beti Kristiana diketahui mengaku menemukan amplop berhologram dan bertandatangan yang diduganya berkaitan dengan hasil Pemilu berserakan di Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali pada 18 April 2019, pukul 19.30 WIB.

Ia menduga ada kecurangan kubu paslon 01 terkait penemuannya itu.

Namun, Komisioner KPU Hasyim Asyari mengatakan, amplop yang dibawa saksi paslon 02 belum pernah terpakai.

"Ini tidak ada bekas lem, tidak ada segel. Jadi dapat dikatakan ini belum pernah dipakai," kata Hasyim dalam sidang Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2019).

Anggota tim kuasa hukum Prabowo-Sandi, Zulfadli, balik bertanya. Dia mempertanyakan bagaimana bisa ada 5 dus amplop yang belum pernah digunakan.

"Bagaimana mungkin dia bisa sampai 5 dus?" tanya Zulfadli, yang juga ada di depan meja hakim bersama perwakilan pihak terkait.

Hasyim, yang ada di sebelahnya, lalu menghampiri mikrofon dan langsung menjawab.

"Tanya pada saksi Anda, Bos," ucap Hasyim.



Sumber: BeritaSatu TV