Balon Gubernur Bengkulu Mulai Ramai Dibicarakan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Balon Gubernur Bengkulu Mulai Ramai Dibicarakan

Senin, 24 Juni 2019 | 08:27 WIB
Oleh : Usmin / JAS

Bengkulu, Beritasatu.com - Sejumlah nama kandidat bakal calon (balon) Gubernur Bengkulu, yang akan tertarung pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2020 mendatang mulai ramai dibicarakan di masyarakat daerah ini.

Adapun nama kandidat balon Gubernur Bengkulu yang mulai ramai dibicarakan di masyarakat, antara lain Gubernur Bengkulu saat ini Rohidin Mersyah, Bupati Lebong Rosjonsyah, Bupati Bengkulu Tengah Feri Ramli, mantan Gubernur Bengkulu Agusrin Najamudin, mantan Bupati Rejang Lebong Suherman dan beberapa nama mantan pejabat Bengkulu lainnya.

Dengan munculnya beberapa nama kandidat balon Giubernur Bengkulu yang akan bertarung pada pilkada serentak 2020 mendatang, diperkirakan peserta Pilgub Bengkulu bisa mencapi 4 pasang calon (paslon).

"Kalau melihat banyaknya nama-nama kandidat balon Gubernur Bengkulu, yang muncul di masyarakat sekarang ini, maka diperkirakan peserta Pilgub 2020 mendatang bisa mencapai empat paslon," kata pengamat politik dari Universitas Bengkulu (Unib), Panji Suminar, di Bengkulu, Senin (24/6/2019).

Dengan demikian, pertarungan Pilgub Bengkulu 2020 mendatang akan berlangsung sengit, karena masyarakat atau pemilih banyak pilihan dalam menentukan pemimpin daerah ini lima tahun ke depan.

Selain itu, kandidat balon Gubernur Bengkulu, yang akan maju pada pilkada sebagian besar masih atau pernah menjabat sebagai kepala daerah, seperti Rohidin Meryah (Gubernur Bengkulu), Rosjonsyah (Bupati Lebong), Feri Ramli (Bupati Bengkulu Tengah), Agusrin Najamudin (mantan Gubernur Bengkulu), Suherman (mantan Bupati Rejang Lebong) dan Ahmad Kanedy (mantan Wali Kota Bengkulu) dan beberapa nama kandidat balon gubernur lainnya.

"Kita berharap kandidat balon Gubernur Bengkulu yang mulai muncul di masyarakat saat ini tidak melakukan aksi borong partai, seperti yang terjadi pada Pilgub 2014 lalu, sehingga peserta pilkada daerah ini 2020 mendatang bisa diikuti paling sedikit tiga paslon," ujarnya.

Namun, kepastian jumlah peserta Pilgub Bengkulu bergantung dari kandidat bersangkutan mendapatkan dukungan partai. Sebab, meski dia ketua partai tidak bisa langsung diusung oleh parpol yang dipimpinya.

Hal ini terjadi karena parpol peserta Pemilu 2019 di Bengkulu, tidak ada yang meraih 9 kursi di DPRD Provinsi Bengkulu. Sebab, syarat parpol untuk mengusung satu paslon cagub-cawagub pada Pilgub 2020 harus memiliki 9 kursi di DPRD setempat.

Sedangkan parpol peserta Pemilu 2020 dii Bengkulu, paling tinggi meraih kursi di DPRD sebanyak 7 kursi. Parpol peraih kursi terbanyak di DPRD Provinsi Bengkulu hasil Pemilu 2019 hanya Golkar dan PDIP masing-masing 7 kursi.

Dengan demikian, mereka masih membutuhkan 2 kursi lagi untuk bisa mengusung satu paslon cagub-cawagub pada Pilkada mendatang, sehingga untuk mendapatkan tambahan kursi tersebut mereka harus berkoaliasi dengan partai lain.

Demikian pula untuk partai besar lainnya, seperti PAN, PKB, Demokrat, Nasdem, Gerindra dan PPP juga membutuhkan partai koalisi untuk bisa mengusung satu paslon cagub-cawagub Bengkulu pada pilkada 2020 mendatang.

"Jika mereka tidak berkoalosi dengan partai lain, maka mereka tidak bisa mengusung cagub-cawagub pada Pilgub 2020 mendatang. Sebab, kursi yang mereka peroleh pada Pemilu 2020 tidak cukup syarat untuk mengusung calon gubernur sendiri," ujarnya.

Panji memperkirakan parpol di Bengkulu, saat ini sudah berkomunikasi dengan partai lain untuk melakukan koalisi untuk mengusung satu paslon cagub-cawagub yang akan diusung pada Pilkada serentak 2020 mendatang.

Namun, dia belum bisa memperkirakan partai mana saja yang sudah membangun komunikasi dengan partai lain untuk melakukan koalisi pada Pilgub Bengkulu mendatang. Sebab, parpol masih menunggu pelantikan anggota DPRD Provinsi Bengkulu hasil Pemilu 17 April lalu.

"Saya yakin begitu anggota DPRD hasil Pemilu 2019 sudah dilantik, parpol sudah mulai bergerak melakukan persiapan penjaringan balon dan membahas koaliasi dengan parpol lainnya karena tahapan pilkada 2020 sudah dekat," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Ketua DPW PKB Bengkulu, Herliardo. Ia mengatakan, pihaknya baru membahas masalah penjaringan balon Gubernur Bengkulu dan koaliasi partai setelah pelantikan anggota DPRD provinsi, kota dan kabupaten hasil Pemilu 2019 lalu.

Selain itu, pembahasan penjaringan balon Gubernur Bengkulu, dan koaliasi partai akan dimulai setelah tahapan Pilkada 2020 dimulai KPU. Diperkirakan tahapan Pilkada 2020 dimulai pada September tahun ini.

"Kita siap melakukan penjaringan cagub Bengkulu, yang diusung pada Pilkada 2020 mendatang. Kita akan usung calon yang benar-benar mendapat dukungan dari masyarakat, sehingga saat pilkada peluang besar untuk memenangkan pertarungan," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Sis Rahma, salah satu pengurus Partai Gerindra Bengkulu. Ia mengatakan, partai akan mengusung palson cagub-cawagub Bengkulu yang mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, sehingga dapat meraih kemenangan pada Pilkada 2020.

"Siapa pun orangnya, kader atau bukan, bila memiliki potensi besar untuk memenangkan pilkada akan kita usung asalkan yang bersangkutan memenuhi persyaratan yang ditentukan partai," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Ketua DPD Demokrat Bengkulu, Edison Simbolon. Ia mengatakan, jika tahapan Pilkada 2020 sudah dimulai KPU, maka partai segera melakukan penjaringan dan seleksi balon gubernur yang akan diusung.

"Partai Demokrat memiliki 4 kursi di DPRD Provinsi Bengkulu, hasil Pemilu lalu, dan kita siap berkoaliasi dengan partai lain untuk mengusung satu paslon cagub-cawagub pada Pilgub 2020 mendatang," ujarnya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Semarang Diharapkan Jadi Perintis Tata Kelola Mangrove Jateng

Inisiatif jangan hanya dari pemerintah, tetapi juga dari masyarakat dan pihak-pihak lainnya.

NASIONAL | 24 Juni 2019

Hentikan Politik Transaksional, Dorong Kepemimpinan Berkualitas

Politik hanya ditentukan dari kemampuan finansial.

NASIONAL | 24 Juni 2019

Polres Jakbar Gerebek Pabrik Sabu Rumahan di Kalideres

Aparat Kepolisian Resor Jakarta Barat menggerebek pabrik sabu rumahan di Perumahan Citra 2 Extension, Kalideres, Jakbar.

NASIONAL | 23 Juni 2019

Jokowi Perintahkan Mendikbud Evaluasi Sistem Zonasi

Presiden Jokowi menegaskan telah memerintahkan Menteri Pendidikan Muhadjir Effendi mengevaluasi sistem zonasi PPDB.

NASIONAL | 23 Juni 2019

60 Persen Jenazah Korban Kebakaran Pabrik Telah Teridenfikasi

Beberapa jenazah korban sangat sulit dikenali. Sehingga harus menggunakan tes DNA keluarga korban.

NASIONAL | 23 Juni 2019

Longsor Air Terjun, Tiga Wisatawan Tewas

Korban sedang mandi di air terjun. Tiba-tiba terjadi longsor, dan bebatuan besar jatuh dari atas air terjun.

NASIONAL | 23 Juni 2019

Ahli Hukum Konstitusi: Bawaslu yang Putuskan Pelanggaran TSM

Ahli Hukum Konstitusi menyatakan pelanggaran Pemilu yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) merupakan hal yang terjadi pada tahapan proses

NASIONAL | 22 Juni 2019

Kasus Pelecehan Seksual Anak-anak di Jambi Masih Tinggi

Sejak Januari – Juni ini, pihaknya menangani sebanyak 47 kasus tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)

NASIONAL | 23 Juni 2019

BPN Imbau PA 212 Tidak Berunjuk Rasa di Gedung MK

BPN tetap berpatokan pada imbauan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno agar seluruh pendukung tidak berunjuk rasa ke MK.

NASIONAL | 23 Juni 2019

PA 212 Akan Berunjuk Rasa di Gedung MK

Unjuk rasa akan mendorong hakim MK untuk bertindak adil dan independen.

NASIONAL | 23 Juni 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS