Bus Rosalia Indah vs Avanza, 7 Tewas

Bus Rosalia Indah vs Avanza, 7 Tewas
Kecelakaan mobil. ( Foto: Antara )
Stefi Thenu / JAS Senin, 24 Juni 2019 | 09:12 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Kecelakaan antara Toyota Avanza dengan bus Rosalia Indah di jalan raya Boyolali-Salatiga tepatnya di Dusun Ngentak, Desa Klero, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (23/6/2019) dini hari merenggut tujuh nyawa. Seluruhnya penumpang Avanza.

"Seluruh korban tewas adalah warga Lamongan, Jawa Timur. Satu penumpang atas nama Muhammad Nuruddinillah (17) masih dirawat," ujar Kasubag Humas RSUD Kota Salatiga Nugroho Prasetyaningsih.

Nugroho mengatakan, korban tewas semula enam orang. Bertambah menjadi tujuh orang setelah korban atas nama Muslikah (64), sekitar pukul 10.45 WIB, meninggal dunia setelah dirawat selama 7 jam di ruang ICU.

Muslikah tercatat warga Dusun Babatan RT 3 RW 3, Desa Sumberdadi, Kecamatan Mantup, Lamongan. Korban menderita luka berat akibat patah kaki kanan kiri serta patah tangan kanan dan kiri.

Sedangkan satu-satunya korban selamat Muhammad Nuruddinillah (17) saat ini masih menjalani perawatan di ruang ICU RSUD Kota Salatiga. Korban luka di bagian kepala.

Kanitlaka Polres Semarang Ipda Wardoyo mengatakan, kecelakaan terjadi melibatkan Toyota Avanza nopol B 157 NIK dengan Bus Mercedes Benz Rosalia Indah nopol AD 1451 DF. Kejadian bermula saat Avanza melaju dari arah Boyolali menuju Salatiga, sesampai di lokasi tabrakan yakni masuk wilayah Dusun Ngentak, Desa Klero, Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang mengalami oleng ke kanan hingga melewati marka jalan putus-putus.

Saat yang sama, dari arah Salatiga menuju Boyolali melaju Rosalia Indah nopol AD-1451-DF yang dikemudikan Budi Priyanto.  Karena jaraknya terlalu dekat, warga Perum Suka Makmur RT 04/RW 10 Kelurahan Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo ini tidak dapat mengendalikan bus menghindari tabrakan sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas.

"Supir Toyota Avanza meninggal dunia di lokasi kejadian. Mobil hampir seluruh bagiannya ringsek rusak parah. Kami menduga saat itu pengemudi mengantuk sehingga kendaraan mengalami oleng ke kanan dan terjadilah kecelakaan tersebut," jelasnya.

Adapun korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut, yakni M Imam Sholahuddin (44) pengemudi Toyota Avanza warga Warung Jati Timur II/59 RT 06 RW 04, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran Jakarta Selatan, mengalami luka, patah kaki kiri kanan, luka patah tangan kiri, cidera dikepala.

Masyhuda Zainudin (64) warga Dusun Babatan RT 03/RW 03 Desa Sumberhadi, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan Jawa Timur penumpang Toyota Avanza nopol B 157 NIK mengalami luka fraktur pada dada, cedera di kepala.

M Affandi (61) warga Dusun Babatan RT 4/RW 3 Desa Sumberdadi, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan penumpang KBM Toyota Avanza nopol B 157 NIK mengalami luka kaki kanan kiri patah, cedera di kepala.

Sutarsih (61) warga Dusun Babatan RT 3/ RW 3, Desa Sumberdadi, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan penumpang KBM Toyota Avanza nopol B 157 NIK mengalami luka, kaki kanan patah, tangan kanan kiri patah, cedera di kepala.

Diyah Sriwulandari (24) asal Jombang seorang mahasiswa mengalami luka, patah tangan kanan kiri, cedera dikepala.

Umi Hanik (57) warga Dusun Babatan, RT 04/RW 03, Desa Sumberdadi, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, luka patah tangan kiri, cedera di kepala.

Muslikah (64) warga Dusun Babatan RT 3 RW 3, Desa Sumberdadi, Kecamatan Mantup, Lamongan.



Sumber: Suara Pembaruan