Telkom Sediakan 114 Server untuk Layani PPDB

Telkom Sediakan 114 Server untuk Layani PPDB
Ratusan calon peserta didik baru antre di SMA Negeri 1 Semarang, Jawa Tengah, memadati ruangan pendaftaran sejak Senin dini hari, 24 Juni 2019, untuk mendaftarkan diri ke SMA tersebut melalui PPDB tahun ajaran 2019/2020. ( Foto: Suara Pembaruan / Stefi Thenu )
Stefi Thenu / JEM Senin, 24 Juni 2019 | 14:53 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah menggandeng PT Telkom untuk menyediakan aplikasi dan jaringan memadai pada penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK Negeri Tahun 2019. Tak tanggung-tanggung, untuk infrastruktur jaringan PT Telkom menyediakan 114 server, dengan 536 CPU sebagai pengolah data.

Senior Account Government Manager Telkom Regional-4 Jateng dan DIY, M Ikhwan, Senin (24/6/2019) menuturkan, kapasitas jaringan yang disediakan adalah 3G, cukup untuk mengantisipasi lonjakan traffic saat pendaftaran online.

Ditegaskan, pihaknya berupaya membantu suksesnya penyelenggaraan PPDB online di Jateng. Mulai dari aplikasi yang telah disempurnakan menyesuaikan dengan ketentuan terakhir, hingga infrastruktur internet untuk menjamin kelancaran akses agar tidak menjadi kekhawatiran masyarakat.

"Dari pengalaman tahun lalu, kami menggunakan server yang bisa meng-handle ribuan akses yang masuk saat pendaftaran online. Tahun ini, kami bahkan menggunakan banyak server dan CPU untuk menghindari antrean. Karena kalau jalannya besar tapi pintunya tidak banyak, ya pada antre, akses jadi lambat," bebernya.

Tak hanya itu, kata Ikhwan, personel juga disiagakan selama 24 jam untuk mengantisipasi persoalan-persoalan teknis yang kemungkinan terjadi. Begitu ada gangguan, bisa segera diatasi.Selain itu, PT Telkom juga memperkuat jaringan internet di daerah. Bagi warga yang tidak memiliki akses internet atau kesulitan mengoperasikan internet, dapat memanfaatkan WiFi Corner Telkom, atau layanan di seluruh kantor cabang Telkom se-Jateng.

"Kami sudah siapkan satgas yang menangani infrastruktur internet, termasuk di Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah. Sehingga PPDB SMA/ SMK Negeri di Jawa Tengah bisa berjalan lancar," paparnya.

Meski begitu, dia meminta agar para penggiat atau pemerhati teknologi informasi, ikut membantu menyukseskan PPDB, dengan tidak "mengganggu" sistem yang ada.

"Kami menyadari, sistem itu tidak bisa 100 persen sempurna karena yang memiliki kesempurnaan adalah Allah SWT. Untuk itu, maka kami mengajak rekan-rekan penggiat IT atau pemerhati IT, kami mohon untuk sama-sama membantu menyukseskan PPDB online Jateng demi anak bangsa. Istilahnya, tunggal guru, tunggal ilmu, jangan saling mengganggu," pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jateng Riena Retnaningrum menambahkan, pihaknya juga siap mengawal kelancaran akses internet selama PPDB SMA/SMK Negeri berlangsung.

"Kami terus menjalin sinergi dengan Disdikbud dan Telkom untuk memfasilitasi kelancaran PPDB. Seluruh tenaga teknis di Diskominfo dan admin media sosial, kami siagakan 24 jam demi suksesnya PPDB SMA/SMK tahun 2019," tandasnya.



Sumber: Suara Pembaruan