Inovasi Layanan Publik Indonesia Raih Penghargaan PBB

Inovasi Layanan Publik Indonesia Raih Penghargaan PBB
Menteri PANRB Syafruddin mengangkat piala penghargaan atas inovasi PetaBencana.id milik BNPB dalam ajang UNPSA yang diselenggarakan PBB, di Baku, Azerbaijan, Senin (24/6/2019). ( Foto: Beritasatu TV )
Zumrotul Muslimin / ZTM Senin, 24 Juni 2019 | 20:43 WIB

Baku, Beritasatu.com - Indonesia kembali mencatat prestasi di tingkat internasional dalam bidang inovasi pelayanan publik.

Dalam pagelaran United Nations Public Service Award (UNPSA) 2019 yang diselenggarakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), inovasi PetaBencana.id milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meraih juara pertama.

Penghargaan itu sebagai pengakuan dunia paling prestisius atas keunggulan dalam inovasi pelayanan publik. Sebelumnya, inovasi pelayanan publik dari Indonesia juga menjadi juara UNPSA 2018 yakni sistem Early Diagnosis and Treatment (EDAT) dari Teluk Bintuni.

Penghargaan diterima Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin di Heydar Aliyev Center, Baku, Azerbaijan, Senin (24/6/2019). Menteri Syafruddin hadir didampingi Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa, Sestama BNPB Dody Ruswandi, dan inovator Yayasan PetaBencana.id Mahardika Fatmastuti.

“Selamat atas penghargaan yang telah diperoleh BNPB, semoga inovasi ini dapat terus dikembangkan dan berguna bagi masyarakat Indonesia,” ujar Menteri Syafruddin.

Menteri Syafruddin menyebut penghargaan itu adalah bukti nyata bahwa Indonesia semakin responsif terhadap kemajuan pelayanan publik. Dengan penghargaan itu, Indonesia semakin dikenal oleh bangsa lain melalui UNPSA.

Lebih jauh Syafruddin mengatakan keikutsertaan inovasi dari Indonesia dalam UNPSA sudah dilakukan sejak 2014 dengan menghadirkan lima inovasi menjadi finalis. Setahun kemudian, ada dua urutan kedua dan tiga finalis dalam UNPSA.

Selanjutnya pada 2018, Sistem EDAT menjuarai ajang bergengsi tersebut. Dan pada 2019, satu inovasi ciptaan BNPB kembali menjuarai UNPSA. “Ini jadi momentum supaya Indonesia semakin dihargai di dunia,” jelas Menteri Syafruddin.

PetaBencana.id merupakan platform gratis berbasis website yang menghasilkan visualisasi spasial dari informasi bencana secara real time. Platform ini memanfaatkan penggunaan media sosial dan pesan instan selama bencana untuk mengumpulkan dan menyaring kondisi terkini yang terkonfirmasi dari penduduk di sekitar kejadian.

PetaBencana.id memanfaatkan semua penduduk, untuk berpartisipasi melalui media sosial dan pesan instan. Sejak diluncurkan pada Desember 2015, PetaBencana.id telah diakses 737.102 kali oleh 361.478 pengguna.

Sebelum diusulkan ke UNPSA, Kementerian PANRB menggelar Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) dan terus melakukan pendampingan. Inovasi PetaBencana.id ikut serta dalam KIPP tahun 2017 dan masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik.

Adapun dalam kategori yang sama pada UNPSA 2019, Argentina juga menjadi juara untuk kawasan Amerika Latin dan Karibia. Argentina punya inovasi yang bernama Model Bisnis Sosial, Sinergi, dan Berkelanjutan. Untuk kawasan Eropa Barat, Portugal menjadi juara dengan inovasi berjudul Pusat Dukungan Nasional untuk Integrasi Migran.



Sumber: BeritaSatu TV