30 Pekerja Tewas, Begini Pengakuan Pemilik Pabrik Mancis di Binjai

30 Pekerja Tewas, Begini Pengakuan Pemilik Pabrik Mancis di Binjai
Direktur Utama PT Kiat Unggul, Indrawan (pemilik pabrik mancis) ( Foto: Beritasatu TV )
Aichi Halik / AHL Senin, 24 Juni 2019 | 20:51 WIB

Langkat, Beritasatu.com - Direktur Utama PT Kiat Unggul, Indrawan resmi ditetapkan tersangka terkait kasus kebakaran pabrik korek api gas rumahan yang menyebabkan 30 orang tewas di Binjai, Langkat, Jumat lalu.

Indrawan adalah Dirut PT Kiat Unggul sejak 2014 silam. Ia mengaku tidak mengetahui mengapa pintu tempat karyawan bekerja di pabrik mancis tersebut dikunci dari luar.

"Saya tidak tahu, mungkin itu (perintah) mandor, saya juga engga tahu," kata Indrawan di Mapolres Binjai, Sumatera Utara, Senin (24/6/2019).

"Saya tidak pernah perintah, itu untuk keamanan aja," imbuhnya.

Indrawan menyatakan siap bertanggung jawab atas kebakaran pabrik mancis miliknya yang menewaskan 30 pekerja, termasuk 4 anak-anak.

"Saya siap bertanggung jawab termasuk memberikan santunan kepada keluarga," ujar Indrawan.

PT Kiat Unggul mengoperasikan tiga pabrik untuk perakitan mancis dengan modus bisnis rumahan di tiga desa di Kabupaten Langkat, yakni di Desa Sambirejo, Desa Perdamaian, dan Desa Banyumas.

Indrawan menyatakan hanya melanjutkan sistem kerja yang telah diterapkan oleh pimpinan perusahaan yang menjabat sebelum dirinya.



Sumber: BeritaSatu TV