Tak Ingin Malu, Kapolri Pastikan 9 Perwira Capim KPK Lolos Seleksi Internal

Tak Ingin Malu, Kapolri Pastikan 9 Perwira Capim KPK Lolos Seleksi Internal
Kapolri Sebut Ada 8 Perwira Polisi Ingin Seleksi Capim KPK ( Foto: Youtube.com/BeritaSatu / BSTV )
Farouk Arnaz / AMA Selasa, 25 Juni 2019 | 12:01 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian tidak ingin anggotanya yang maju menjadi pimpinan KPK membuat malu. Untuk itu, orang nomor satu di tubuh korps baju cokelat itu mewajibkan anggotanya yang berminat maju untuk diseleksi internal terlebih dulu. Dan, ke-9 orang itu sudah dinyatakan lolos seleksi internal.

“Di internal prinsipnya begini, mereka harus mendapatkan rekomendasi dari Kapolri, kenapa? Itu karena kita lihat yang mau mendaftar langsung nanti akan saya lemparkan kepada Propam atau Irwasum untuk mengecek apakah (dia) ada masalah atau tidak,” kata Tito Karnavian di Mabes Polri Selasa (25/6/2019).

Tito Karnavian harus memastikan itu, karena jika ada calon yang bermasalah, pasti tidak akan lulus. Di sisi lain, sepanjang tidak ada masalah atau catatan buruk, dan rekam jejaknya baik di Polri, maka Tito akan memberikan rekomendasi.

“Tapi kalau ada catatan (buruk), otomatis saya enggak akan beri catatan. Percuma dikirim nanti tahu-tahu ada catatan yang ditemukan oleh Pansel, (Polri jadi) malu. Jadi lebih baik enggak usah dikirim yang begitu,” sambung Tito Karnavian.

Tito Karnavian mengakui, sembilan nama yang ada saat ini semuanya telah lolos seleksi internal. Hanya saja, dia tidak tahu perihal apakah mereka akan lolos pengecekan LPHKN oleh PPATK.

Seperti diberitakan, saat ini ada sembilan nama anggota Polri, dan yang masih bisa bertambah, yang mendaftar seleksi KPK. Mereka adalah Wakabareskrim Irjen Antam Novambar, Irjen Dharma Pongrekun (BSSN), Irjen Coki Manurung (Widyaiswara Lemdiklat), Irjen Abdul Gafur (Polair Barhakam), Brigjen Muhammad Iswandi (penugasan pada Kementerian Ketenagakerjaan), Brigjen Bambang Sri Herwanto (Widyaiswara Lemdiklat), Brigjen Agung Makbul (Divisi Hukum Polri), Brigjen Juansih (Lemdiklat Polri), dan Brigjen Sri Handayani (Wakapolda Kalbar).



Sumber: BeritaSatu.com