KPU Bisa Segera Tetapkan Presiden Terpilih Jika MK Tolak Gugatan

KPU Bisa Segera Tetapkan Presiden Terpilih Jika MK Tolak Gugatan
Hasyim Asyari. ( Foto: Antara )
Yustinus Paat / YUD Rabu, 26 Juni 2019 | 18:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari mengatakan pihaknya bisa melakukan penetapan Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2019 jika Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak seluruh gugatan sengketa perselisihan hasil pemilu (PHPU) pilpres yang diajukan oleh Prabowo-Sandiaga Uno. KPU, kata Hasyim, mempunyai waktu 3 hari sejak putusan dibacakan untuk menindaklanjuti putusan MK tersebut.

"KPU menetapkan (calon terpilih) kapan, yang penting dalam durasi maksimal tiga hari setelah pembacaan putusan. Jadi setelah hari Kamis, apakah Jumat, Sabtu atau Ahad, yang penting masih dalam durasi tiga hari setelah pembacaan putusan," ujar Hasyim kepada wartawan di Sabang, Jakarta Pusat, Rabu (26/6/2019).

Hasyim mengatakan tiga hari tersebut merupakan hari kalender, bukan hari kerja. Pasalnya, tahapan pemilu menggunakan perhitungan hari kalender.

"Sementara kalau persidangan MK kan dihitung hari kerja, tetapi kalau penetapan paslon capres-cawapres terpilih itu berdasarkan hari dalam tahapan pemilu atau hari kalender," jelas dia.

Saat penetapan pasangan calon terpilih nanti, kata Hasyim, KPU akan mengundang semua peserta pilpres, parpol pendukung, organisasi kemasyarakatan, NGO, media dan perwakilan pemerintah. Penetapan digelar secara terbuka.

"Nanti, kami akan bacakan berita acara tentang peristiwa penetapan paslon terpilih. Kemudian berdasarkan itu KPU membuat keputusan tentang penetapan paslon terpilih.
Yang akan jadi produk hukum publik kan ya keputusan KPU tentang (penetapan) paslon terpilih," tegas Hasyim.

Lebih lanjut, Hasyim mengingatkan bahwa penetapan calon terpilih hanya bisa dilakukan jika MK memutuskan menolak seluruh gugatan Prabowo-Sandiaga Uno sebagai pihak pemohon. Kondisi yang sama juga berlaku jika MK memutuskan tidak ada persoalan dengan hasil perolehan suara Pilpres 2019.

"Berbeda kalau nanti jika MK memutuskan lain. Maka nanti kita lihat apa yang diperintah MK agar KPU tindaklanjuti. Tetapi batas waktu paling lama tiga hari itu adalah penetapan pasangan calon jika gugatan ditolak MK," pungkas dia.



Sumber: BeritaSatu.com